Loading...

Jumat, 10 Maret 2017

loading...

Mungkinkah, Ahok Terseret Kasus Korupsi e-KTP???

    Jumat, Maret 10, 2017   No comments

Loading...
Dok/Ist: Sidang Cagub DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok Dalam Kasus Penodaan Agama Islam

JAKARTA, SriwijayaAktual.com - Tim Jaksa Penuntut (JPU) KPK, telah menyebutkan 26 nama anggota Komisi II DPR RI yang ikut menikmati uang haram e-KTP. Masih ada 37 nama anggota Komisi II yang tidak disebutkan secara rinci tetapi ikut menikmati aliran uang suap hingga  puluhan ribu dollar amerika. 

"37 (tiga puluh tujuh) anggota komisi II lainnya seluruhnya berjumlah USD 556.000. Masing-masing mendapatkan uang berkisar antara USD 13.000‎ sampai dengan USD 18. 000," kata Jaksa Penuntut Umum KPK, Eva Yustiana di Pengadilan Tipikor Jakarta, Juma't (10/3/2017)

Dalam website DPR RI dan Wikileak dari 63 anggota DPR RI periode 2008 sampai 2012 tercatat ada salah satu nama yakni Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menjabat sebagai anggota Komisi II DPR RI dari Partai Golkar. 

Saat ditanya mengenai tidak adanya nama Ahok yang muncul, Irene‎ hanya mengatakan dakwaan yang telah disusun timnya akan dibuktikan lebih lanjut pada tahap keterangan saksi-saksi. Ia pun tidak dapat memastikan Ahok ikut menerima atau tidak dalam kasus ini. 

"Oiya nanti kita lihat (dipersidangan)," jawab Irene singkat. 

Irman merupakan mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri. Sementara itu, Sugiharto ialah mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri. 

Atas perbuatannya itu, Irman dan Sugiharto melangar Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (*)



"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...