Loading...

Rabu, 22 Maret 2017

loading...

PDIP Kerahkan Kekuatan Full, Karena Pilkada DKI Ajang Pertarungan Ideologi

    Rabu, Maret 22, 2017   No comments

Loading...
Dok: Ahok-Djarot Bersama Megawati Soekarno Putri

JAKARTA, SriwijayaAktual.com - Ketua badan pemenangan Pemilu PDIP DKI, Gembong Warsono menyebut sudah seharusnya seluruh kader PDIP di Indonesia datang ke Jakarta untuk memenangkan Ahok-Djarot, seperti surat instruksi dan penugasan yang beredar karena yang dipertaruhkan di Pilkada Jakarta adalah ideologi. 

"Karena ini bukan lagi pertarungan PDIP atau Ahok-Djarot dengan lawan-lawannya, tapi ini pertarungan ideologi dan kebangsaan," ujar Gembong, Rabuu (22/3/2017), seperti dilansir   Rimanews. 

Dalam surat rahasia yang bocor ke media, PDIP memerintahkan semua anggota struktural yang ada di Indonesia untuk mengirimkan kadernya ke Jakarta guna membantu menyingkirkan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. 

Surat tersebut ditujukan ke pimpinan dan anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kota/Kabupaten seluruh Indonesia untuk merapatkan barisan menjaga solidaritas dan terus membangun komunikasi yang baik di antara struktural kader, simpatisan, relawan dan tokoh masyarakat serta tokoh agama di DKI Jakarta dalam upaya pemenangan Pilkada pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta. 

Surat instruksi itu ditandatangani Bambang DH sebagai Ketua PDIP dan Hasto Kristiyanto, Sekjen PDIP, tertanggal 16 Maret 2017. Dalam surat tersebut ada 4 perintah khusus bagi seluruh anggota struktural PDIP: berperan aktif memenangkan Ahok-Djarot, mengutus kader ke jakarta antara 10 Maret-19 April, merapatkan barisan menjalin koordinasi dengan tokoh masyarakat dan agama di DKI, dan ancaman sanksi bagi yang tidak mengindahkan. 

Gembong membenarkan jika partainya kini telah memprioritaskan Pilkada DKI ketimbang pemilihan di daerah-daerah lainnya. Sebab, ideologi bangsa dan nilai-nilai kebhinnekaan kini tengah terancam dengan menyeruaknya isu SARA yang menghantan Ahok-Djarot. 

"Karena bangsa ini harus disadarai lahir dari kebhinnekaan dan keberagaman. Kalau itu sudah disentuh sudah seharusnya kita bangkit," terang dia. 

Oleh karena itu, Gembong mengatakan, tidak ada yang aneh dan diluar batas kewajaran dengan keberadaan surat perintah dan penugasan tersebut, terlebih disebut PDIP tengah panik. 

"Karena ini suatu bentuk solidaritas dan semangat gotong royong para kader untuk mengawal pertarungan Pilkada DKI. Makanya untuk kader-kader di luar, memang sudah diharuskan berjuang bersama," ungkap dia. (*)


loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...