Loading...

Rabu, 08 Maret 2017

loading...

Transparency International Indonesia: 'DPR Lembaga Terkorup'

    Rabu, Maret 08, 2017   No comments

Loading...
Dok/Ist. Gedung DPR/MPR.

JAKARTA, SriwijayaAktual.com -Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menempati peringkat pertama lembaga paling korupsi berdasarkan survei Global Corruption Barometer 2017 oleh Transparency International Indonesia (TII).

"Persepsi publik berubah, di mana survei pada 2013 polisi menempati peringkat pertama. Polisi dan pengadilan yang turun signifikan," ujar Manajer Riset TIIndonesia, Wawan Suyatmiko saat peluncuran Global Corruption Barometer 2017 di D'Hotel, Jakarta Selatan, Selasa (7/3/2017).

Survei yang dilakukan 25 April hingga 27 Juni 2017 itu,  mengambil responden sebanyak 1.000 orang di 31 provinsi. Hasilnya: DPR mendapat presentasi 54 persen. Urutan selanjutnya yaitu birokrasi 50 persen, DPRD 47 persen, Dirjen Pajak 45 persen dan Kepolisian 40 persen. Survei dilakukan dengan metode wawancara tatap muka dan telepon dengan margin of erorr 3,1 persen.  

Wawan menilai, naiknya DPR sebagai lembaga terkorup disebabkan dua hal. Pertama, banyaknya kasus korupsi yang melibatkan anggota legislatif di tingkat DPRD maupun DPR RI. Kedua, wewenang lembaga legislatif yang menjalankan fungsi legislasi, anggaran, serta pengawasan.
"Bahkan dalam perkembangan terakhir DPR justru getol merevisi UU KPK," ungkap Wawan.  


Lebih dari itu, kata dia, ada faktor-faktor eksternal yang dinilai sangat mempengaruhi angka yang telah didapat. "Responden terpapar dengan berita media dan isu di medsos. Itu jadi afirmasi angka-angka ini," papar Wawan.  

Merujuk pada hasil survei ini, Wawan berharap lembaga legislatif baik DPR maupun DPRD untuk melakukan upaya lebih keras dalam menegakkan integritas dan nilai-nilai antikorupsi. "Termasuk juga partai politik, harus terlibat aktif dalam menghadang peluang terjadinya korupsi politik," kata Wawan. (*)


Sumber, rimanews
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...