SEMARANG-JATENG, SriwijayaAktual.com - Dua lelaku masing-masing Eko Kristiono (47) warga Dusun Bandung RT02 RW 02, Desa Bandung, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung dan Jumaliana (40) warga Dusun Gedangan, Desa Duyung, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan,  Jawa Timur diringkus petugas Polsek Suruh. Keduanya diduga menipu Rp 200 juta dengan modus menjual pedang ‘sakti’.

Pelapor penipuan ini adalah Ahmad Sukeni (47) warga Dusun Kalegen Kidul, RT 04 RW 02, Desa Dersansari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Keterangan yang dihimpun, menyebutkan beberapa waktu lalu korban dan temannya asal Solo berhubungan dengan dua tersangka untuk membeli senjata unik untuk koleksi berupa pedang khas Jepang dengan penawaran awal harganya Rp 10 triliun.

Selanjutnya, mereka berjanji bertemu di rumah Ahmad Sukeni di Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang tersebut. Kedua tersangka datang membawa kotak hitam berisi pedang khas Jepang.
Kedua Tersangka, saat Diekspose di Mapolres Semarang, Selasa (18/04/2017).

Karena sudah ada kesepakatan untuk membeli, kedua tersangka meminta uang kepada korban Rp 200 juta sebagai tanda jadi. Keduanya lalu pulang ke Jawa Timur, dan mengatakan akan kembali lagi tiga hari. Namun kedua tersangka tidak menepati janjinya dan pedang tidak berguna seperti dalam video.

Kapolres Semarang, AKBP V Thirdy Hadmiarso kepada wartawan di Polres Semarang, Selasa (18/04/2017) mengatakan anggotanya setelah mendapat laporan langsung menangkap kedua tersangka di rumahnya. “Saya mengimbau kepada masyarakat agar tidak tergiur dengan modus penipuan semacam ini. Kedua tersangka ditahan untuk proses hukum selanjutnya,” tandas kapolres. (Sus/KRjogja)