Loading...

Kamis, 06 April 2017

loading...

Melululantahkan Hati Sanubari! "SAYA KANGEN IBU, SAYA INGIN IBU ADA DISINI"

    Kamis, April 06, 2017   No comments

Anak Korban Longsor di Ponorogo Dalam Pengungsian


PONOROGO-JATIM, SriwijayaAktual.com - Longsor yang menerjang  Dusun Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur (Jatim), tentu menyisakan trauma. Bagaimana tidak, mereka yang masih punya harapan, harus menyerah kepada kehidupan.

Ketika longsor menerjang, ada rasa tidak percaya. Mereka pun tak pernah menyangka, pagi itu Sabtu 1 April 2017 lalu, menjadi akhir bagi mereka bertemu dengan sanak keluarga. Seperti yang dialami Intan Pratika Putri. Intan merupakan satu dari sekian banyak anak di Dusun Tangkil, Desa Banaran, yang menjadi korban keganasan longsor.

Tak hanya meluluhlantakkan rumah tempat tinggalnya, bencana tanah longsor itu juga merenggut nyawa ibunda tercintanya. Sang ibu menjadi salah satu dari 28 warga yang dinyatakan hilang pada saat peristiwa nahas itu terjadi.

Dia mengaku, berusaha untuk bangkit. Meski bayangan wajah sang bunda tak akan pernah hilang dalam ingatannya. "Saya kangen ibu. Saya ingin kembali bersama ibu. Saya ingin ibu ada disini," ucapnya lirih hanyut dalam kesedihan.

Intan yang memakai baju tidur berwarna biru mengatakan, saat tanah longsor menerjang pemukiman, dia berada di sekolah. Tentu saja, Intan tak mampu menjelaskan secara detail keganasan peristiwa tersebut.

Bocah yang kini berusia 10 tahun itu lantas bertutur. Lamat-lamat dia berusaha mengingat perihnya kala kabar bencana itu menyeruak ke telinganya. Spontan, dalam pikirannya terbersit seorang perempuan anggun yang baru beberapa menit lalu membelainya.

"Waktu mendengar itu saya dan teman-teman di sekolah langsung berlari," tuturnya sembari memegang makanan ringan pemberian para dermawan yang tergerak hatinya membantu para korban bencana di daerah yang berjuluk Kota Reog ini.


Kini Intan tinggal berdua dengan sang ayah di lokasi pengungsian. Bersama dengan teman sepermainan. "Yang saya punya tinggal Ayah. Tidak ada yang lain," katanya Intan dengan ucapan polosnya, seperti dilansir laman Beritajatim, (6/4/2017).

Dia pun mengaku, sekarang agak trauma. Apalagi jika ayahnya harus pergi jauh. Dia tidak ingin kehilangan ayahnya satu-satunya keluarganya saat ini. [*]

loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
loading...