Loading...

Minggu, 23 April 2017

loading...

Mulai Sekarang Berhentilah Makan Lauk Kepala Ikan, Emangnya Kenapa? Baca ini Guys...

    Minggu, April 23, 2017   No comments

Loading...

SriwijayaAktual.com - Ikan adalah salah satu sumber protein yang banyak dihasilkan dari perairan Indonesia. bahkan banyak sekali gizi yang terkandung di dalamnya. Sehingga baik dikonsumsi dan membawa dampak baik bagi kesehatan tubuh. Tetapi di balik kenyataan tersebut, ada juga fakta mengerikan mengenai ikan.

Diketahui terdapat racun dala tubuh ikan. Bahkan racun tersebut akan membahayakan tubuh manusia jika terus dikonsumsi. Lalu apakah racun yang terkandung dalam ikan ini?

seperti diungkap Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam bookletnya menyebutkan jika racun Ciguatoksin ini paling sering ditemukan dalam ikan. Racun ini asalnya dari dinoflagelata, sebuah mikroorganisme laut yang menempel dan tumbuh pada karang mati."dikutip laman liputan6 (20/4/2016). 

Bila sebelumnya kita hanya mengetahui ikan sebagai jenis asupan makanan yang baik bagi tubuh. Sekarang kita juga harus tahu mengenai fakta lainnya dari ikan ini. Lalu ikan apa sajakah yang memiliki racun ini? Apakah semua bagiannya mengandung Ciguatoksin? 

Ciguatoksin ini ternyata terakumulasi pada beberapa bagian tubuh ikan, seperti kepala, sisik ikan, serta organ dalamnya. Bahkan racun ini juga terdapat pada hewan karnivora dan herbivora. Ini dijumpai pula pada ikan yang biasa hidup di karang, seperti Potatogrouper, FloweryGrouper, HighFinGrouper, HumpHeadWrasse, LeopardCoraalGrouper, serta Tigergrouper.

Meskipun terdapat Ciguatoksin dalam bagian tubuh ikan. Bukan berarti tidak bisa mengonsumsi ikan. Karena pada dasarnya ikan memiliki kandungan gizi yang baik bagi tubuh. "Hanya saja pihak BPOM memberikan 7 poin penting yang harus diperhatikan agar terhindar dari kemungkinan terkena racun Ciguatoksin, antara lain: 

1. Jangan mengonsumsi produk perikanan terutama ikan yang hidup di karang dalam jumlah besar.

2. Jangan mengonsumsi produk perikanan yang tidak jelas jenis dan asal-usulny.

3. Kurangi konsumsi ikan karang terutama yang ukurannya besar (di atas tiga kilogram).

4. Hindari mengonsumsi kepala udang, kepala ikan dan organ dalam produk perikanan karena penumpukan toksin pada bagian it.

5. Hindari mengonsumsi organ dalam dan sisik ikan karan.

6. Hindari munaman beralkohol dan kacang-kacangan ketika mengonsumsi ikan karang karena dapat meningkatkan keparahan keracuna.

7. Simpan produk perikanan pada suhu rendah untuk mencegah pertumbuhan bakteri. (*)


loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...