Loading...

Kamis, 20 April 2017

loading...

Ora Opo-Opo Dibully, Nikita Mirzani Minta Hal ini Kepada Anies-Sandi

    Kamis, April 20, 2017   No comments

Loading...
Nikita Mirzani (Dok)
SriwijayaAktual.com - Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua yang  digelar Rabu (19/4/2017) dengan pasangan Anies-Sandi unggul dari pasangan Ahok-Djarot hasil quick count. Meski belum resmi, namun banyak yang sudah menganggap pasangan Anies-Sandi memenangi pilkada kali ini.


Hal yang sama juga terjadi pada Nikita Mirzani yang seperti sudah yakin pasangan Anies-Sandi bakal menjadi Gubernur DKI Jakarta menggantikan Ahok-Djarot. Karenanya Niki langsung bereaksi dengan meminta hal ini kepada pasangan Anies-Sandi melalui akun instagram miliknya.

6 Bulan lagi Dari sekarang, ini janji yg keluar langsung wkt itu. Selamat sekali lagi untuk Pak anies & Sandi. Untuk jakarta yg lbh baik. Maju dan lbh bermatabat.
Semoga semua rakyat Jakarta Bisa jadi pengusaha oke oce semua. #saya #ttpcintaahok #bullydehguegpp
 
(c) instagram.com/nikitamirzanimawardi_17
Niki sebelumnya diketahui memang condong mendukung pasangan nomor urut 2, Ahok-Djarot. Ini bisa dilihat dari postingan Niki yang menampilkan foto Ahok beserta kutipan dari Gubernur yang menggantikan Jokowi tersebut.
(c) instagram.com/nikitamirzanimawardi_17

Melihat postingan Niki yang menagih janji pasangan Anies-Sandi, kontan netizen pun bereaksi. Banyak komentar beragam, ada yang mendukung Niki untuk menagih janji Gubernur DKI terpilih saat kampanye, ada juga yang tetap menghujat Ahok yang sedang terbelit kasus hukum.

Akun @jiannan0 menuliskan: Tagih mba niki!!! Wakakkaa gue juga penasaran bangeeet tahun depan pada ada yg jadi gak janji2 kampanyenya.

Sementara akun @angel_dayken juga mendukung: Gak sia2 gue idolain luh dri dulu. org yg brani @nikitamirzanimawardi_17.

Ada juga komentar yang berbeda dari akun @renzreni: Jagoannya kalah malah ngomel2, selow buukk @nikitamirzanimawardi_17, nanti stelah jabatan gubernurnya habis bulan oktober mndatang lanjut sidang dan stelah itu dpt jabatan baru penghuni prodeo dan bisa jd gubernur di dlm bui.



Sementara itu meski hasil hitung cepat (quick count) untuk Pilkada DKI Jakarta putaran 2 telah menunjukkan hasilnya, namun hal tersebut tak bisa dijadikan acuan. Sebab penghitungan dari KPU belum diselenggarakan.

Nantinya hasil suara yang resmi adalah menurut hasil perhitungan KPU, baik berdasarkan menurut laporan yang masuk dan juga menurut hitung ulang secara manual.  (*)

"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...