Loading...

Kamis, 27 April 2017

loading...

Presiden RI Jokowi Sarankan BUMN Jual Aset Untuk Topang Pembangunan Infrastruktur

    Kamis, April 27, 2017   No comments


JAKARTA, SriwijayaAktual.com  – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyarankan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menjual Aset-asetnya dalam arti dari keuntunganya, agar hasilnya bisa mendukung pembangunan proyek-proyek infrastruktur yang baru.

Hal itu dikatakan Presiden Joko Widodo saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Musrembangnas 2017  di di Hotel Bidakara  Jakarta, Rabu (26/4/2017) dikutip laman viva.co.id.

Jokowi mengungkapkan bahwa anggaran pemerintah saat ini tidak cukup untuk bangun berbagai proyek infrastruktur yang sudah direncanakan.

Dia menegaskan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tidak bisa menopang kebutuhan pembangunan infrastruktur yang mencapai Rp5.500 triliun dalam masa kepemimpinannya.

“Anggaran kita hanya mampu sediakan Rp1.500 triliun. Di bawah 30 persen. Sisanya dari mana? Dari investasi. Tidak ada jalan lain kecuali investasi,” jelas Presiden Jokowi. 

Peran BUMN menurutnya, juga penting dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Banyak aset yang dimiliki BUMN yang bisa digunakan untuk menambah pembiayaan, misalnya jalan tol, khususnya yang baru selesai dibangun.

“Saya sudah perintahkan ke BUMN, kalau sudah bangun tol sudah jadi segera itu dijual. Sekuritisasi untuk misalnya bangun habis Rp10 triliun, dijual jadi Rp30 triliun. bisa bangun di tempat lain,” jelas Jokowi saat memberi contoh.

Dengan cara tersebut, menurutnya, masalah pembiayaan sedikit banyak bisa teratasi. Sehingga pembangunan dapat merata di masa depan.

“Dulu BUMN kita senangnya memiliki, kalau sudah bangun, terus dimiliki. Setiap bulan dapat income. Itu sudah kuno,” kata Jokowi

“Negara kita membutuhkan jalan bukan hanya di Jawa saja. Kalau tidak ada sekuritisasi, tidak akan jalan infrastruktur itu,” Terangnya Jokowi. 


Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional 2017 untuk Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2018

Kementerian PPN/Bappenas menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2017 di Hotel Bidakara, Jakarta. Musrenbangnas 2017 dihelat dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2018 yang mengangkat tema "Memacu Investasi dan Infrastruktur untuk Pertumbuhan dan Pemerataan". Acara dibuka Presiden RI Joko Widodo dan dihadiri pimpinan lembaga tinggi negara, para menteri dan kepala lembaga pemerintah non kementerian, para gubernur, dan para bupati/wali kota. Musrenbangnas 2017 dilaksanakan dari 26 April hingga 9 Mei 2017 dan berperan sebagai forum koordinasi antar kementerian/lembaga (k/l) dan antara pusat dan daerah untuk mewujudkan sinergi perencanaan pembangunan dengan keluaran RKP 2018. “Musrenbangnas dilaksanakan dari 26 April hingga 9 Mei 2017. “Tema pembangunan 2018 menekankan pada investasi dan percepatan pembangunan infrastruktur yang diharapkan dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi serta sekaligus mengurangi ketimpangan yang ada, baik antara individu maupun antara wilayah,” ucap Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, dalam siaran persnya dikutip laman bpn.go.id

Rencana Kerja Pemerintah 2018 menekankan pada sepuluh prioritas nasional, yaitu pendidikan, kesehatan, perumahan dan permukiman, pengembangan dunia usaha dan pariwisata, ketahanan energi, ketahanan pangan, penanggulangan kemiskinan, infrastruktur, konektivitas, dan kemaritiman, pembangunan wilayah, serta politik, hukum, pertahanan, dan keamanan. Sepuluh prioritas nasional tersebut diuraikan ke dalam 30 program prioritas, yakni:

  10 prioritas nasional tersebut direalisasikan menjadi 30 program prioritas, yakni:
1.       Pendidikan Vokasi
2.       Peningkatan Kualitas Guru
3.       Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak
4.       Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit
5.       Preventif dan Promotif (gerakan Masyarakat Hidup Sehat)
6.       Penyediaan Perumahan Layak
7.       Air Bersih dan Sanitasi
8.       Pengembangan 3 Kawasan Pariwisata
9.       Pengembangan 3 KI
10.   Pengembangan 5 KEK
11.   Perbaikan Iklim Investasi dan Penciptaan Lapangan Kerja
12.   Peningkatan Ekspor Barang dan Jasa Bernilai Tambah Tinggi
13.   EBT dan Konservasi Energi
14.   Pemenuhan Kebutuhan Energi
15.   Peningkatan Produksi Pangan
16.   Pembangunan Sarana dan Prasarana Pertanian (termasuk irigasi)
17.   Jaminan dan Bantuan Sosial Tepat Sasaran
18.   Pemenuhan Kebutuhan Dasar
19.   Perluasan Akses Usaha Mikro, Kecil, dan Koperasi
20.   Pengembangan Sarana dan Prasarana Transportasi
21.   Pengembangan Telekomunikasi dan Informatika
22.   Pembangunan Wilayah Perbatasan dan Daerah Tertinggal
23.   Pembangunan Perdesaan
24.   Pencegahan dan Penanggulangan Bencana
25.   Reforma Agraria
26.   Percepatan Pembangunan Papua
27.   Penguatan Pertahanan
28.   Stabilitas Politik dan Keamanan
29.   Kepastian Hukum
30.   Reformasi Birokrasi
  
Selain itu, pada 2018, terdapat prioritas khusus yaitu Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018. Untuk mendukung pencapaian sepuluh prioritas nasional tersebut, dilakukan pengarusutamaan (mainstreaming) revolusi mental, kesetaraan gender, perubahan iklim, serta pemerataan dan tata kelola pemerintahan yang baik.
   
Dalam Musrenbangnas 2017, Kementerian PPN/Bappenas memberikan Anugerah Pangripta Nusantara 2017 untuk mengapresiasi kinerja pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota yang berprestasi dalam merencanakan pembangunan. Penghargaan tersebut terdiri atas tiga kategori, yakni Kategori dengan Perencanaan Terbaik, Kategori Inovasi Terbaik, dan Kategori Peningkatan Tertinggi Kualitas Perencanaan. “Semoga prestasi ini dapat memotivasi semua pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan di daerah masing-masing,” ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. Pada 2018 mendatang, Kementerian PPN/Bappenas merencanakan untuk mengganti penamaan Anugerah Pangripta Nusantara menjadi Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Terbaik, tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota dan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota yang mengimplementasikan perencanaannya dengan baik.


Berikut daftar para pemenang Anugerah Pangripta Nusantara 2017:
Pemenang Anugerah Pangripta Nusantara 2017 Kategori Provinsi dengan Perencanaan Terbaik
Terbaik I               : Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Terbaik II             : Provinsi DKI Jakarta
Terbaik III            : Provinsi Sumatera Selatan

Pemenang Anugerah Pangripta Nusantara 2017 Kategori Kabupaten dengan Perencanaan Terbaik
Terbaik I               : Kabupaten Tabanan
Terbaik II             : Kabupaten Ende
Terbaik III            : Kabupaten Sigi

Pemenang Anugerah Pangripta Nusantara 2017 Kategori Kota dengan Perencanaan Terbaik
Terbaik I               : Kota Batu
Terbaik II             : Kota Pekalongan
Terbaik III            : Kota Tanjung Pinang

Pemenang Anugerah Pangripta Nusantara 2017 Kategori Provinsi dengan Inovasi Terbaik dalam Perencanaan
DKI Jakarta

Pemenang Anugerah Pangripta Nusantara 2017 Kategori Kabupaten/Kota dengan Inovasi Terbaik dalam Perencanaan
Kabupaten Muara Enim

Pemenang Anugerah Pangripta Nusantara 2017 Kategori Provinsi dengan Peningkatan Tertinggi Kualitas Perencanaan
Provinsi Sulawesi Tengah. (*) 

loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
loading...