Loading...

Jumat, 07 April 2017

loading...

Saksikanlah! Upacara serta Simulasi Pertempuran Udara&Darat, 131 Pesawat Akan Bermanuver Menegangkan Menghiasi Langit Jakarta

    Jumat, April 07, 2017   No comments

Loading...

JAKARTA, SriwijayaAktual.com - Peringatan ke-71 Hari TNI Angkatan Udara Tahun 2017 dilaksanakan pada hari Minggu (9/4/2017) di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur dengan upacara militer yang dihadiri para pejabat TNI/Polri, para Mantan Kasau dan Purnawirawan TNI AU, serta para tamu undangan.

Puncak peringatan HUT ke-71 TNI AU yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB, dengan inspektur upacara Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP., ini akan diisi dengan berbagai kegiatan seperti parade dan defile, demo udara dan demo darat yang melibatkan beberapa unsur kekuatan TNI AU seperti pesawat latih, pesawat helikopter, pesawat angkut, dan pesawat tempur serta Paskhas TNI Angkatan Udara.

Kegiatan demo udara tersebut melibatkan personil lebih dari 1600 orang dan 132 pesawat, yang terdiri dari pesawat UAV, pesawat T-41 Cessna, pesawat EC-120 B, pesawat NAAS 332/ SA -330/C-725, pesawat C-130 Hercules, pesawat CN-295/235/235 MPA, pesawat F-16, pesawat T-50i, pesawat Hawk 109/209, pesawat Sukhoi 27/30, pesawat EMB-314, pesawat Grob G-120 TP, dan pesawat KT-1 Woong Bee. Sedangkan kegiatan demo darat melibatkan Drum band Pasca Lokananta taruna AAU, Detasemen Bravo 90 Korpaskhas dan pesawat helikopter Puma/Super Puma.

Kegiatan yang diawali dengan penerbangan banner, trike dan paramotor yang dilanjutkan dengan upacara. Selesai upacara Paskhasau melaksanakan demo Pembebasan Sandera (Basra), dilanjutkan dengan fly past pesawat latih, display Jupiter Aerobatic Team, fly past pesawat helikopter, fly past pesawat angkut, fly past pesawat tempur, Air to Air fight Sukhoi vs F-16, simulasi serangan udara langsung (SUL), demo SAR Tempur, simulasi bantuan tembakan udara (BTU), terjun payung operasi perebutan dan pengendlian pangkalan udara (OP3U), demo Basra, pertempuran jarak dekat (PJD), Fast Driving, Bomb Burst, Hi Speed Pass F-16 dan Sukhoi menggunakan flare dan TNT.

Penerbangan banner dilaksanakan sebelum pelaksanaan upacara dengan menggunakan 2 pesawat T-41 Cessna dari Akademi TNI Angkatan Udara Yogyakarta, serta fly past dengan 3 Trike dan 5 Paramotor yang kesemuanya di awaki oleh prajurit TNI Angkatan Udara.

Usai pelaksanaan upacara prajurit Korpaskhas melaksanakan demo pembebasan sandera (Basra) yang melibatkan 90 personel Satuan Detasemen Bravo (Satbravo’90) yang didukung dengan menggunakan dua helikopter SA-330/NAS-332. Paskhasau yang memiliki kemampuan untuk melaksanakan misi pembebasan sandra dengan segenap kemampuan yang dimiliki, melalui metode pertempuran jarak dekat dan keahlian seperti yang dimiliki pasukan khusus lainnya.

Sebanyak 13 pesawat latih Grob G-120TP yang diawaki oleh para instruktur penerbang dari Skadik 101 Lanud Adi Sutjipto Yogyakarta melaksanakan Fly Past pembukaan dengan membentuk angka 71 sebagai tanda HUT ke-71 TNI Angkatan Udara dengan terbang pada ketinggian 500 feet.

Yang tidak kalah menariknya dan akan membuat decak kagum para penonton adalah dengan tampilnya tim aerobaticTNI AU “Jupiters Aerobatic Team” (JAT) yang diawaki para instruktur penerbang dari Skadik 102, dengan menggunakan enam pesawat KT-1 Woong Bee para instruktur penerbang akan membuat tarian udara menghias langit Jakarta dengan 12 manuvernya.

Usai penampilan JAT, dilanjutkan Fly past 9 Pesawat Helikopter (5 NAS 332, 2 AS 330, 2 C-725) dengan bentuk “Box Formation”, ketinggian ± 500 feet AGL kecepatan 100 kts, disusul 8 Pesawat EC-120 Colibri dengan bentuk “Tactical Formation”, ketinggian ± 500 feet AGL kecepatan 100 kt, 4 Pesawat C-212 Cassa dengan bentuk “Box Formation”, ketinggian ± 1.000 feet AGL kecepatan 140 kts, dan 8 Pesawat CN 295/235/235 MPA dengan bentuk “Double Box Formation”, ketinggian ± 1.100 feet AGL kecepatan 170 kts.

Disusul dibelakangnya 9 Pesawat C-130 Herkules B/HS dengan bentuk “Double Box Formation”, pada ketinggian ± 1.000 feet AGL kecepatan 190 kts, 4 Pesawat B-737 dengan bentuk “Box Formation”, ketinggian ± 1.000 feet AGL kecepatan 240 kts.

Formasi pesawat tempur dengan 24 Composite Strike terdiri dari 4 Su-27/30 sebagai SEAD, 4 F-16 A/B sebagai sweeper, 8 Hawk 109/209 dan 4 T 50i sebagai striker, dan 4 F-16 A/B sebagai escort pada ketinggian ± 1.000 feet AGL kecepatan 300 kts. Setelah passing, 4 pesawat Su-27/30 SEAD dan 4 pesawat F-16 A/B sweeper left turn menuju holding point untuk melakukan Bomb Burst dan high Speed past menggunakan flare.

Tonton Video  Dibawah ini ajakan TNI AU Kepada Rakyat Indonesia untuk Menyaksikanya Simulasi Manuver Pertempuran Darat&Udara Pesawat TNI AU Dalam Rangka HUT TNI AU ke-71 di Jakarta: 


Pertempuran Udara dan Demo SAR
Selama kurang lebih 6 menit para hadirin akan disuguhi Demo Pertempuran Udara Air to Air atau Dog Fight antara 2 pesawat F-16 A/B dengan 2 pesawat Su-27/30 Sukhoi. Dog fight dilaksanakan pada ketinggian tidak lebih rendah dari pada 500’ AGL dengan kecepatan min 350 kts.

Suara ledakan-ledakan akan menjadi bumbu dan mengagetkan para hadirin pada simulasi Serangan Udara Langsung (SUL) oleh 4 pesawat T-50i Golden Eagle dengan profile 10˚ melaksanakan wheel attack pada ketinggian ±500’ AGL kecepatan 450 Kts.

Diskenariokan bahwa dalam pertemputan udara/dog fight tersebut terjadi accident dan salah satu penerbang melakukan eject dan jatuh di lokasi lawan, sehingga tim SAR Tempur Paskhas harus melaksanakan evakuasi terhadap korban, sehingga dikerahkan 3 helikopter (1 C-725, 1 NAS-332, 1 AS-330) dengan bantuan Air cover 4 pesawat tempur ringan EMB 314 Super Tucano untuk melaksanakan misi tersebut. Sedangkan 2 pesawat EMB-314 melaksanakan BTU.

Untuk melaksanakan pembersihan dari sisa-sisa musuh dilaksanakan penerjunan OP3U oleh prajurit Paskhas menggunakan 2 pesawat C-130 membawa 110 personel dengan bentuk “Tactical Formation”, pada ketinggian ± 5.000 feet AGL dengan kecepatan 200 kts.

Diakhir demo udara dilaksanakan Bomb Burst 4 F-16 dan 4 Sukhoi 27/30, dari arah Barat podium/belakang podium (menuju Timur) dengan formasi “Arrow Head”, ketinggian ± 1.000 feet AGL dengan kecepatan 300 kts, serta Hi Speed Pass 2 F-16 dan 2 Sukhoi 27/30 dengan formasi “Tactical Formation”, pada ketinggian ± 1.000 feet AGL kecepatan 400 kts kemudian pull up menuju heading 030˚, 5 NM AL to holding point for landing. (tni-au.mil.id)

"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...