Loading...

Senin, 03 April 2017

loading...

woOW GEMPAR!....Bunga Bangkai Ternyata Tidak Hanya Ditemukan di Bengkulu, di Desa ini Warga Menemukanya Juga

    Senin, April 03, 2017   No comments

Bunga Bangkai ditemukan di Desa Pulausangkar, Kerinci || foto : riko pirmando

KERINCI-JAMBI, SriwijayaAktual.com  - Tidak hanya di wilayah Bengkulu saja tumbuh Bunga Bangkai atau biasa disebut orang bunga raflesia. Di Kerinci pun juga ada bunga langka raksasa jenis titan arum (Amorphpophallus Titanium).

Bunga ini ditemukan oleh seorang warga Desa Pulausangkar, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Senin (3/4/2017). Bunga Bangkai raksasa warna ungu tersebut ditemukan Hamdani, pagi hari, sekitar pukul 07.30 WIB.

Saat berada di kebun, Hamdani mencium bau busuk seperti bangkai. Setelah mencari sumber bau, dia kaget melihat Bunga Bangkai yang begitu besar.

Syukran, warga Desa Pulausangkar, menjelaskan, saat pertama kali ditemukan bunga itu tengah mekar sehingga terlihat sangat cantik. Tingginya sekitar tiga meter, kelopaknya lumayan besar."Pungkasnya, dikutip laman infojambi.

Sejak bunga itu ditemukan, banyak warga sekitar berbondong-bondong datang ke lokasi. Mereka ingin menyaksikan langsung bunga raksasa yang tumbuh di ladang Desa Pulausangkar itu. 

Apa Perbedaan Raflesia dengan Bunga Bangkai?

Apa Perbedaan Raflesia dengan Bunga Bangkai? - Masih banyak orang yang salah menafsirkan tentang bunga raflesia dan bunga bangkai. Kebanyakan orang mengira bahwa raflesia sama dengan bunga bangkai karena keduanya memiliki ciri khas, yaitu bunganya mengeluarkan bau busuk seperti bau bangkai atau daging busuk. Kedua bunga ini sebenernya sangat berbeda, baik dari bentuk, struktur tanamannya, habitatnya, dan asal usulnya. Memang kedua bunga ini memiliki ciri khas yang sama, yaitu baunya yang menyengat sebagai adaptasi untuk membantu proses penyerbukannya untuk kebutuhan perkembangbiakannya.

Apa sebenarnya bunga raflesia dan bunga bangkai itu? Berikut ini perbedaan antara bunga raflesia dengan bunga bangkai:

Perbedaan Raflesia dan Bunga Bangkai Sumber: wikipedia

  1. Rafflesia adalah genus tumbuhan bunga parasit yang ditemukan di hutan hujan Indonesia oleh seorang pemandu dari Indonesia yang bekerja untuk Dr. Joseph Arnold tahun 1818, dan dinamai berdasarkan nama Thomas Stamford Raffles, pemimpin ekspedisi itu. Sedangkan Bunga bangkai atau suweg raksasa atau batang krebuit (nama lokal untuk fase vegetatif), Amorphophallus titanum Becc., merupakan tumbuhan dari suku talas-talasan (Araceae) endemik dari Sumatera, Indonesia, yang dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga (majemuk) terbesar di dunia.
  2. Raflesia dari suku atau famili vitaceae, sedangkan bunga bangkai dari suku atau famili araceae.
  3. Raflesia tidak memiliki batang dan daun, sedangkan bunga bangkai memiliki dua fase dalam kehidupannya yang muncul secara bergantian, fase vegetatif dan fase generatif. Pada fase vegetatif muncul daun dan batang semunya. Tingginya dapat mencapai 6m. Setelah beberapa waktu (tahun), organ vegetatif ini layu dan umbinya dorman. Apabila cadangan makanan di umbi mencukupi dan lingkungan mendukung, bunga majemuknya akan muncul. Apabila cadangan makanan kurang tumbuh kembali daunnya.
  4. Raflesia memiliki lebar bunga lebih dari 100 cm, sedangkan bunga bangkai lebarnya 50-70 cm dengan tinggi dapat mencapai 6 meter.
  5.  Rafflesia arnoldii mempunyai bunga tunggal terbesar di dunia dari seluruh tumbuhan berbunga, sedangkan bunga bangkai dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga (majemuk) terbesar di dunia. (DBS)

Baca Juga: Usai Mimpi Diberi Ikan, Pelukis Ini Temukan Bonsai Pisang ' Jenis Pisang Emas' 







loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
loading...