Loading...

Senin, 15 Mei 2017

loading...

13 Pernyataan Sikap Ormas Dayak se-Kalbar atas Gejolak Isu Nasional Yang Beredar

    Senin, Mei 15, 2017   No comments

Loading...
Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalbar, Yakobus Kumis saat memimpin konferensi pers pernyataan sikap Dewan Adat Dayak (DAD) Kalbar dan Ormas Dayak se-Kalbar di sekretariat Rumah Adat Betang di, Jalan Letjen Soetoyo No 4A, Pontianak, Minggu (14/5/2017) sore. (Tito Ramadhani)

PONTIANAK-KALBAR, SriwijayaAktual.com  - Sejumlah tokoh Dewan Adat Dayak (DAD) Kalbar dan Ormas Dayak se-Kalbar menggelar konferensi pers di sekretariat Rumah Adat Betang di, Jalan Letjen Soetoyo No 4A, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Minggu (14/5/2017) sore.

Para tokoh duduk berbaris didepan sepanduk berukuran besar dengan burung Garuda Pancasila ditengah dan berlatarkan bendera merah putih, tampak tulisan 'Masyarakat Kalimantan Barat Menolak Radikalisme, Intoleransi, Anti Pancasila dan Anti NKRI'.

Acara dipimpin Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalbar, Yakobus Kumis dan dilanjutkan dengan penyampaian sejumlah pernyataan dari tokoh lainnya.

Adapun pernyataan sikap DAD Kalbar dan DAD kabupaten/ kota se-Kalbar serta ormas Dayak se-Kalbar dalam menyikapi situasi nasional di Kalbar. Diantaranya:

"Pertama, Kami masyarakat Dayak Kalimantan Barat, prihatin dan berduka atas situasi kehidupan berbangsa dan bernegara yang akhir-akhir ini semakin jauh dari harapan para pendiri negara, dan cita-cita serta tujuan berbangsa dan bernegara seperti yang termaktub di dalam pembukaan Mukadimah UUD 1945," ujar Yakobus Kumis.

Kedua, kami masyarakat Dayak mengecam segala bentuk rencana, upaya dan tindakan Intoleransi dan Radikalisme dari pihak manapun, yang ingin mengubah ideologi Pancasila serta yang ingin menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

Ketiga, kami masyarakat Dayak Kalbar, mendukung sepenuhnya pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo, untuk mempertahankan NKRI, Ideologi Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Keempat, kami masyarakat Dayak Kalbar berterimakasih kepada pemerintah Indonesia, khususnya kepada Presiden Joko Widodo dan Menko Polhukam, Bapak Wiranto yang telah mengambil keputusan yang sangat berani dan tegas membubarkan ormas radikal Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)," urainya.

Kelima, kami masyarakat Dayak Kalbar mendukung segala upaya dan tindakan yang telah dan akan dilakukan oleh Polri, di bawah pimpinan Jenderal Pol Tito Karnavian dalam memberantas terorisme, menangkap dan memproses semua pihak yang ingin membuat makar, penebar kebencian, merusak NKRI dan yang anti Pancasila.

Keenam, kami masyarakat Dayak Kalbar mengapresiasi dan mendukung ketegasan dan komitmen pihak TNI di bawah kepemimpinan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam menjaga, mengawal dan mempertahankan keutuhan bangsa, NKRI, Pancasila dan UUD 1945.

Ketujuh, kami masyarakat Dayak Kalbar mendukung sepenuhnya sikap Gubernur Kalbar, yang dengan cepat dan sigap mengambil langkah-langkah antisipatif untuk mencegah masuknya faham radikalisme dan intoleransi di Kalbar, baik perorangan maupun kelompok, yang dikhawatirkan dapat menimbulkan perpecahan dan konflik di antara anak bangsa, di Kalbar yang sudah aman, damai dan kondusif.

Kedelapan, kami masyarakat Dayak Kalbar, sangat mendukung langkah-langkah tegas yang telah dan akan diambil Kapolda Kalbar, Brigjen Pol Erwin Triwanto beserta Kapolresta Pontianak dan jajarannya, dalam mengantisipasi masuknya faham Intoleransi dan radikalisme, baik perorangan maupun kelompok, demi keamanan dan kedamaian di Kalbar.

Kesembilan, kami masyarakat Dayak Kalbar sangat mendukung upaya-upaya dan langkah-langkah tegas Pangdam XII/ Tanjungpura Mayjen TNI Andika Perkasa dan jajarannya, dalam mengantisipasi dan melawan faham radikalisme dan setiap upaya yang ingin menghancurkan NKRI, dan ingin mengubah ideologi Pancasila di Kalbar.

Kesepuluh, kami masyarakat Dayak Kalbar, meminta kepada pemerintah untuk segera membubarkan ormas-ormas radikal yang ada di Indonesia, yang telah terbukti dan sering melakukan tindakan-tindakan anarkis, membuat keresahan, kecemasan dan melawan hukum.

Kesebelas, kami masyarakat Dayak Kalbar, sangat mendukung penyelenggaraan Pekan Gawai Dayak yang ke-32 tahun 2017, yang akan diselenggarakan pada tanggal 20-27 Mei 2017 di rumah adat Dayak Radakng di Pontianak. Karena acara adat gawai Dayak, merupakan acara rutin yang masuk dalam kalender pariwisata daerah dan nasional.

"Bagi kami, Gawai Dayak merupakan tradisi budaya kehidupan dan ungkapan syukur yang berisi nilai-nilai luhur, religius dan kearifan lokal yang harus kami pertahankan. Karena acara adat gawai, juga merupakan penyemangat hidup, merupakan harkat dan martabat serta harga diri bangsa Dayak, bahkan dapat dikatakan bahwa Gawai Dayak merupakan kemuliaan bagi bangsa Dayak," ucapnya.


Selanjutnya, kedua belas, Kami masyarakat Dayak Kalbar mengajak kepada semua masyarakat Kalbar dan seluruh masyarakat Kalimantan, khususnya masyarakat Dayak se-Indonesia, untuk menghadiri bersama-sama acara adat Pekan Gawai Dayak ke-32 tahun 2017.

"Yang menyuguhkan seni dan budaya Dayak, yang sangat unik dan indah di dunia. Dan akan dilaksanakan dari tanggal 20 hingga 27 Mei 2017, yang dibuka langsung oleh Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (Panglima Tertinggi Dayak) yang juga adalah Gubernur Kalimantan Barat," jelasnya.

Ketiga belas, kami masyarakat Dayak Kalbar mengajak seluruh anak bangsa yang masih mencintai NKRI, Pancasila dan UUD 1945, untuk bersatu padu, se-iya dan se-kata secara bersama-sama melawan semua upaya yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, yang ingin membubarkan NKRI, yang ingin mengubah ideologi Pancasila dengan ideologi lain, yang ingin melakukan makar terhadap pemerintah dan Negara Republik Indonesia.


Pernyataan sikap yang bertanggal 10 Mei 2017 di Pontianak ini, ditandatangani sebanyak 27 organisasi. Yakni ketua dan sekretaris Dewan Adat Dayak (DAD) Kalbar, DAD Kabupaten Sanggau, DAD Kota Pontianak, DAD Kabupaten Bengkayang, DAD Kabupaten Kapuas Hulu, DAD Kabupaten Kubu Raya, DAD Kabupaten Melawi, DAD Kabupaten Ketapang, DAD Kabupaten Sambas, DAD Kabupaten Landak, DAD Kabupaten Mempawah, DAD Kota Singkawang, DAD Kabupaten Sintang, DAD Kabupaten Sekadau, DAD Kabupaten Kayong Utara.
Ikatan Keluarga Dayak Islam, Sekberkesda Provinsi Kalbar, Bala Adat Dayak Kabupaten Landak, Forum Kamuda Moreng, Ikatan Pemuda Dayak Kabupaten Kubu Raya, Pemuda Dayak Kabupaten Sanggau, Bala Adat Dayak Provinsi Kalbar, Garda Borneo Kalbar, Bala Adat Dayak Kabupaten Kubu Raya, Bala Adat Dayak Kabupaten Melawi, Bakor K2 MAD Kalbar serta Fopad Kabupaten Melawi.

Selanjutnya, seluruh tokoh masyarakat dan pemuda yang hadir, menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya. (pontianak.tribunnews)


"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...