Loading...

Rabu, 03 Mei 2017

loading...

Jurnalis Senior Ini Pertanyakan Agama Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian

    Rabu, Mei 03, 2017   No comments

Loading...
Kapolri Jenderal Pol  Tito Karnavian

JAKARTA, SriwijayaAktual.com — Pernyataan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian dalam diskusi Semiloka bertema “Indonesia di Persimpangan antara Negara Pancasila vs Negara Agama” yang bertempat di Hotel Aryaduta, Menteng,Sabtu pekan lalu mengundang kontroversi. Dalam pernyataan tersebut, dirinya menyinggung soal Agama dan Negara, yang intinya menurutnya agama dapat menghancurkan sebuah negara jika dipakai dalam pertarungan politik. Pendapat itu diucapkannya mengutip pendapat dari orang lain.

Sontak, pernyataan itu menjadi heboh di media sosial. Kapolri dianggap telah menyudutkan ajaran Islam. Tidak hanya itu, netizen marah seakan Tito membenturkan Islam dengan Pancasila. Salah satunya, Joko Prasetyo, seorang jurnalis senior mengomentari sikap Tito itu berkali-kali, dalam setiap statusnya, sembari menyebarkan Hastag: #TobatlahPakTito

Berikut beberapa postingan Joko:

Anda Sebenarnya Siapa Pak Tito?
Oleh: Joko Prasetyo
 
Wajar kalau orang kapitalis berjuang menegakkan kapitalisme
Kalau menentang, justru dipertanyakan kekapitalismeannya.
Wajar kalau orang komunis berjuang menegakkan komunisme
Kalau menentang, justru dipertanyakan kekomunismeannya.
Wajar kalau orang Islam berjuang menegakkan Islam
Kalau menentang, justru dipertanyakan keislamannya.
Anda orang Islam bukan Pak Tito?
Mengapa mempertentangkan Pancasila dengan Islam?

Bila tidak bertentangan mengapa dipermasalahkan?
Bila bertentangan, mengapa tidak bela Islam?
Anda ini sebenarnya siapa Pak Tito? Orang Islam atau orang yang patut dipertanyakan keislamannya?

Kemudian Joko menuliskan status yang menyinggung PDIP sebagai partai anti-Pancasila yang masih berkeliaran membuat kegiatan.

"Anti Pancasila" Senjata Kapolri Berangus Gerakan Islam. PDIP Jelas-Jelas Anti Pancasila Dibiarkan!
#TobatlahPakTito

Kalaupun Pancasila Mau Diperas Jadi Ekasila Harusnya Jadi Ketuhanan Yang Mahaesa, Bukan Gotong Royong. Bubarkan PDIP dan Tangkap Megawati karena melanggar Sila Pertama: Ketuhanan Yang Mahaesa!
Berani Enggak Pak Tito?
Ingat Pak Tito, kita semua diciptakan oleh Tuhan Yang Mahaesa. Kita hidup di dunia untuk beribadah kepada-Nya. Setelah kiamat, kita semua akan dimintai pertanggungjawaban oleh Tuhan Yang Mahaesa, bila pakai aturan-Nya maka masuk Surga, kalau menentang aturan-Nya masuk Neraka.
Makanya, kalau Pancasila mau diperas jadi Ekasila jadinya wajib Ketuhanan Yang Mahaesa. Kalau gotong royong, PKI juga gotong royong Pak!

Ingat Pak Tito, jabatan Anda jadi Kapolri, insya Allah, paliiing lama, paling lama ya, hanya dua tahun lagi. Bapak pasti akan mati! Nanti di akhirat Bapak mau jawab apa? Ketika ditanya mengapa memberangus gerakan Islam dan mengapa membiarkan PDIP?
Bapak masih yakin adanya Tuhan Yang Mahaesa kan?
Bapak masih yakin adanya akhiratkan?
#TobatlahPakTito

Sumber, forumdetik/rilis.id (1/5/2017)
Silahkah Simak Videonya, saat Jenderal Pol  Tito Karnavian dalam diskusi Semiloka bertema “Indonesia di Persimpangan antara Negara Pancasila vs Negara Agama” Dibawah Ini:

loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...