Loading...

Kamis, 15 Juni 2017

loading...

INGAT! Jukir dan PKL Malioboro Tidak Boleh 'Nuthuk' Wisatawan

    Kamis, Juni 15, 2017   No comments

Loading...
Jalan Malioboro malam hari

DI-YOGYAKARTA, SriwijayaAktual.com - Juru parkir (jukir) dan Pedagang Kaki Lima (PKL) sepanjang Jalan Malioboro dilarang 'Nuthuk' atau memberlakukan tarif selangit alias aji mumpung saat libur Lebaran. Bahkan pemerintah Kota Yogyakarta mempersiapkan sanksi bagi oknum yang terbukti melanggar ketentuan tersebut.

Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti Rabu (14/6/2017) mengatakan, pihaknya telah menpersiapkan sanksi pada jukir dan PKL yang "nuthuk" pembeli saat libur Lebaran nanti. Haryadi pun berharap siapapun yang berniat untuk melakukannya mulai berubah pikiran dan menaati peraturan yang disepakati.

"Malioboro itu wajah Jogja jadi jangan sampi ada yang aji mumpung saat libur Lebaran. Jangan berperilaku preman, yang punya niatan urungkan saja karena nanti akan berhadapan dengan hukum," ungkap Haryadi.

Senada dengan Haryadi, wakil walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengharapkan kesadaran penuh dari komunitas yang ada di Malioboro termasuk PKL dan jukir untuk tak menaikkan harga saat momen libur Lebaran. Selain itu, Heroe juga mengingatkan bawasanya pelayanan pada pengunjung dan wisatawan harus menjadi hal utama diwujudkan di Malioboro.

"Jujur saya tak ingin lagi dengar ada wisatawan yang kethuthuk di Malioboro. PKL dan jukir harus paham betul untuk berpikir memberikan pengalaman baik pada wisatawan untuk membawa kesan baik agar mereka mau datang lagi ke Jogja," ungkapnya, dikutip dari KRjogja.


Sementara Sukidi, Ketua Paguyuban Pedagang Lesehan Malioboro mengungkap sudah ada kesepakatan untuk bersama menjaga nama baik Malioboro dengan tak menaikkan harga secara semena-mena. Ketika ada pedagang yang melanggar, paguyuban akan melaporkan pada UPT Malioboro untuk ditindaklanjuti.

"Sudah ada yang disanksi dilarang berjualan seminggu karena menaikkan harga. Tapi nanti saat Lebaran tidak ada kenaikan harga karena bahan-bahan juga tidak naik," ungkapnya.

Pemkot Yogyakarta melalui UPT Malioboro siap menyiagakan 80 personil keamanan Jogoboro setiap hari selama masa libur Lebaran. Selain itu meski telah memiliki fasilitas kebersihan berupa tempat sampah namun turut disiagakan 20 petugas kebersihan di sepanjang kawasan pusat kota ini. (*)

loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...