Loading...

Rabu, 05 Juli 2017

loading...

Hemmm... di Daerah ini Banyak PNS Menjanda

    Rabu, Juli 05, 2017   No comments

Loading...
Ilustrasi Janda PNS
BOGOR, SriwijayaAktual.com Kasus perceraian di kalangan PNS Bogor semakin tinggi. Di Kota Bogor, setiap bulan ada PNS yang memilih menjanda. Sedangkan di Kabupaten Bogor, jumlah PNS janda lebih banyak lagi.

Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kota Bogor mencatat, selama 2017 sudah puluhan PNS wanita mengajukan gugatan cerai. Bahkan, setiap bulan ada PNS yang terpaksa menjanda.

Dari total keseluruhan jumlah PNS di Kota Bogor yang mencapai 7.595 orang, jumlah jandanya hampir 10% atau sekitar 700 orang.

Kepala BKPSDA Kota Bgoor Fetty Qondarsyah mengatakan, kebanyakan PNS yang menjanda dilatarbelakangi banyak kasus. Mulai dari Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), suami meninggal hingga kasus perselingkuhan.

“Ada juga yang jadi janda karena suaminya selingkuh sehingga PNS ini tidak ingin dengan suaminya dan beberapa alasan lainnya,” kata Fetty, seperti dilansir metropolitan.id (grup pojoksatu), Selasa (4/7/2017).

Penyebab paling utama banyaknya PNS yang melakukan perceraian karena KDRT yang dilakukan suaminya. Sehingga banyak PNS wanita yang lebih dulu mengajukan cerai kepada suaminya karena tak tahan dengan tingkah laku sang suami.
“Kalau untuk yang KDRT, mereka banyak yang mengajukan cerai. Tetapi memang ada juga beberapa yang ditalak suaminya,” paparnya.

Fetty menyebutkan dari angka 10%, tahun ini hampir 50 orang yang rumah tangganya berakhir di pengadilan. Kebanyakan PNS tidak bisa menyelamatkan rumah tangganya hingga harus bercerai.
“Ya, tahun ini di bawah 50 (PNS) yang bercerai,” ungkap mantan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor.

Ia pun mengaku telah berupaya gara setiap PNS di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tidak melakukan perceraian. Bahkan, Fetty juga mengaku harus memanggil setiap PNS yang mengajukan perceraian ke BKPSDA untuk melakukan mediasi agar tidak bercerai.

Untuk menjadi janda seorang PNS harus melalui proses ang cukup panjang. PNS tersebut harus melakukan mediasi beberapa kali dengan pasangannya lalu meminta persetujuan atasannya hingga ke Walikota Bogor serta mengurus berkas administrasi untuk menghapus berkas suaminya tersebut.

“Memang salah satu tupoksi kita adalah memediasi dan melakukan pembinaan pada PNS. Nah salah satunya kepada PNS yang akan bercerai,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Karier pada BKPSDA Kota Bogor Henny Nuliani menambahkan, dari data yang dimiliki BKPSDA Kota Bogor dari 2014 sampai Januari 2017, setidaknya ada 68 PNS yang melakukan perceraian.

“Delapan kasus perceraian sudah selesai, lima kasus sedang proses perceraian dan tiga dalam proses BKPSDA. Sebab, setiap PNS yang mau bercerai harus melalui BKPSDA terlebih dahulu,” tuturnya seraya menambahkan, PNS yang bercerai didominasi dari Disdik.

Sementara di Kabupaten Bogor, Pengadilan Agama (PA) Cibinong mencatat rata-rata 2-6 kasus perceraian menimpa PNS. Kebanyakan kasus ini terjadi pada kaum hawa. Jika dihitung-hitung jumlah PNS Bogor yang terpaksa menjanda tiap bulannya berjumlah sepuluh orang.

Pelaksana Disubid Pembinaan Pegawai, Bangrir, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Bogor Indra Setiadi menerangkan, kasus perceraian umumnya terjadi pada kaum Hawa.
“PNS perempuan lebih dominan. Kasusnya perselingkuhan dan juga ekonomi,” tuturnya.

Untuk persoalan ekonomi kata Indra, para PNS perempuan kebanyakan tak tahan dengan ulah suaminya yang menganggur.

“Kalau sudah tak bisa dipertahankan, kami berikan rekomendasi untuk melanjutkan perkara tersebut ke pengadilan agama,” tuturnya.

Berikut ini data perceraian PNS Bogor:

1. Tahun 2015
Hanya 14 permohonan perceraian masuk ke Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bogor.

2. Tahun 2016
– Ada 17 permohonan perceraian yang masuk ke BKPP Kota Bogor.
– Ada 26 perceraian di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor.
– Januari-Juli 2016, data Pengadilan Agama (PA) Cibinong menunjukkan 2.209 perkara cerai. Sebanyak 1.691 istri menggugat cerai suaminya dan 518 kasus cerai talak. (*)

"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...