Kamis, 31 Agustus 2017

Bikin Ngakak!, Anak SD ini Tulis Surat untuk Presiden Jokowi

    Kamis, Agustus 31, 2017   No comments

(Ilustrasi)

GRESIK-JATIM, SriwijayaAktual.com Sebanyak 1.500 anak dari 47 Sekolah Dasar Kecamatan Tambak, Bawean, Gresik yang terdiri dari 30 SD Negeri dan 17 Madrasah Ibtidaiyah kembali mengikuti gerakan literasi ayo menulis dengan belajar menulis surat. Sepucuk surat untuk para pemimpin negeri, mulai dari Presiden RI Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, dan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

Tingginya keinginan anak-anak untuk menyampaikan cita-cita, pesan, dan cerita tentang kampung halaman membuat para penggerak yakin bahwa literasi di kepulauan bisa ditingkatkan.  “Ada banyak cara sederhana yang bisa kita lakukan untuk memupuk semangat dalam pengenalan literasi pada anak. Dari ajakan membaca 15 menit, menulis 15 menit hingga gerakan #ayomenulis 15 menit di seluruh sekolah,” kata Nury Sybli, pegiat literasi yang mengawal kegiatan, Rabu (30/8/2017) dikutip dari beritajatim. .

Dia menjelaskan, kegiatan menulis surat untuk pemimpin negeri ini diharapkan menjadi pengalaman yang bernilai dan menjadi tradisi bagi anak-anak dalam menulis dengan tangan. “Menulis selain mengasah kinerja otak juga dapat membantu anak-anak menjadi kreatif. Kami mengandalkan guru dan orang tua untuk dapat membantu melestarikan menulis dengan tangan,” tegasnya.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf yang akrab dipanggil Gus Ipul merasa terpanggil dengan ajakan gerakan literasi di Pulau Bawean ini. Gus Ipul mengaku senang dan mendukung penuh kegiatan gerakan #ayomenulis yang diikuti ribuan anak sekolah dasar. “Saya ingin anak-anak di Pulau Bawean bisa memberi contoh pada anak-anak di pesisir lainnya bahkan anak perkotaan, bahwa anak pulau juga bisa berprestasi dan anak Bawean juga belajarnya giat,” kata Gus Ipul.

Dengan begitu, Gus Ipul mengimbau pihak sekolah di Pulau Bawean agar meneruskan gerakan #ayomenulis dengan program nyata seperti gerakan #seninmenulis sebagaimana yang diisyaratkan oleh para pegiat literasi.  “Saya percaya, bila anak-anak ditempa dengan belajar membaca dan menulis yang bagus, dewasa akan memiliki karya yang bagus juga,” ujarnya.

“Dan, upaya #ayomenulis 15 menit itu saya kira bagus sekali untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak. Bukan hanya di Pulau Bawaean, di seluruh Jawa Timur,” imbuhnya. 

Putri Kurniawati, siswi kelas VI SDN 3 Tambak Bawean dalam suratnya banyak bercerita tentang kuliner yang ada di Bawean, seperti makanan khas yang terbuat dari ikan tongkol, yakni posot-posot. Uniknya, isi surat disampaikan melalui gaya bahasa dan penggambaran yang bisa bikin ngakak alias sarat humor yang khas anak SD.

“Bapak Presiden kapan ke Pulau Bawean? Saya ingin Bapak datang ke Bawean supaya masyarakat lebih mengenal Bapak Joko Widodo dan masyarakat akan menyambut bapak dengan hangat. Kalo Bapak ke Bawean, saya ingin Bapak ke rumah saya supaya bisa mencicipi masakan ibu saya yang sangat enak, bahkan terenak sedunia,” tulisnya.

Tak lupa Putri menyelipkan puisi untuk Bapak Presiden, “Bunga mawar bunga melati, ada kembang menghisap madu. Ada Presiden namanya Jokowi yang sangat imut dan lucu”.  

Sementara itu Shara Christanti dari PT Standardpen Industries mengaku senang dengan antusias anak-anak Pulau Bawean yang ingin belajar menulis. “Selaku perusahaan alat tulis yang memiliki program Satu Juta Bolpoin untuk Anak Indonesia, kami dengan bahagia akan mengantarkan bolpoin ini kemanapun anak Indonesia butuhkan,” kata Shara. [*]


About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner