Kamis, 31 Agustus 2017

Jlebst Heboh!!!, Dukun ini Doyan Bulu Kemaluan Perempuan, Begini Modusnya...

    Kamis, Agustus 31, 2017   No comments

Ilustrasi

SURABAYA-JATIM, SriwijayaAktual.com - Aksi penipuan yang dilakoni Suhadak, warga asal Desa Karang Langit, Lamongan ini benar-benar cabul. Dia ditangkap Polsek Pakal setelah menipu perempuan hingga mencabut bulu kemaluannya. 

Modusnya, dia menyamar sebagai dukun yang bisa mengusir roh jahat dan membuat warung korbanya menjadi laris.

Tindakan bejat kakek berusia 64 tahun itu terbongkar setelah polisi menerima laporan dari seorang perempuan, sebut saja namanya Sonya.

Sonya yang membuka usaha warung kopi (warkop) itu diiming-imingi gelimang penghasilan agar terus dagangannya laris.

“Jadi si pelaku mengaku punya kesaktian mengusir roh jahat. Padahal itu hanya muslihatnya saja, pekerjaan pelaku adalah sopir," jelas Kapolsek Pakal Kompol I Gede Suartika, Senin (28/8/2017), dikutip dari jawapos.

Awalnya Suhadak mampir ke warkop milik Sonya di kawasan Babat Jerawat, Surabaya. Dengan tampang meyakinkan, dia berpura-pura menerawang ladang pencaharian Sonya itu.

Dia mengatakan pada Sonya bahwa usahanya itu tidak akan ramai pengunjung karena selama ini dikelilingi roh-roh jahat. Suhadak pun lantas menyarankan agar Sonya melakukan ruwatan.

Caranya, Sonya diminta untuk membeli beras ketan dengan garam. Ruwatan itu ditujukan untuk mengusir makhluk halus yang menempel di tubuh Sonya.

Sonyapun setuju dengan ruwatan itu. Ritual pengusiran roh jahat abal-abal itu dilakukan di rumah Sonya. Dengan mulut komat-kamit, Suhadak benar-benar seperti orang yang punya kesaktian.

Kelima jarinya dibuka lebar-lebar, persis dukun yang merapalkan mantra kepada pasiennya. Tak sampai di situ, agar ruwatannya lebih meyakinkan, Suhadak mencabut bulu kemaluan Sonya. Ada lima bulu yang dicabutnya.
 "Pelaku beraksi sejak 2013. Sejauh ini ada tiga korban yang melapor pada kami," tambah Gede.
Suhadak si dukun cabul yang doyan bulu kemaluan perempuan saat dibekuk aparat Kepolisian. (Dida Tenola/ JawaPos.com)

Setiap menipu korbannya, Suhadak mematok tarif Rp 50 ribu- 3 juta. Dia mengakui aksi tipu-tipunya. Kepada wartawan, dia mengelak kalau disebut cabul. Aksinya murni karena latar belakang kebutuhan ekonomi.

"Saya sendiri yang nyabut bulu kemaluan. Ini (penipuan, red) saya lakukan karena sepi orderan jadi sopir," bebernya.

Polisi menjerat Suhadak dengan pasal 372 dan 378 tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan. Barang bukti yang diamankan antara lain uang tunai Rp. 275 ribu, sebuah handphone, sebuah unit sepeda motor Honda Beat milik pelaku, dan tentu saja bulu kemaluan korban yang masih disimpan Suhadak saat polisi menangkapnya. (*) 

 

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner