Loading...

Minggu, 06 Agustus 2017

loading...

"Kader HMI Unsri Bersama Kasat Intelkam Polresta Ogan Ilir, Membicarakan Terkait Kerusuhan Aksi Unjuk Rasa dari Aliansi Peduli UKT di Kampus Unsri"

    Minggu, Agustus 06, 2017   No comments

Loading...

Pertemuan HMI Komisariat Sriwijaya dengan Kasat Intel Polres Ogan Ilir AKP. Azizir Alim (5/8/2017)

OGAN ILIR-SUMSEL, SriwijayaAktual.com - Ketua umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)  Komisariat Sriwijaya, Universitas Sriwijaya (Unsri) Sugeng Budiarso  yang juga mahasiswa Fakultas Pertanian Unsri  semester 9 bersama pengurusnya atau  kader HMI Unsri,   melakukan pertemuan secara non formal dengan Kasat Intel Polres Ogan Ilir AKP. Azizir Alim yang dampinggi satu anggotanya Zahri sujana di suatu tempat santai Kedai Kopi, di Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir (Kab.OI) Sabtu (5/8/2017), membicarakan sekaligus mempertanyakan terkait kenapa terjadinya  kerusuhan  yang menimpa  mahasiswa Universitas Sriwijaya dalam melakukan aksi unjuk rasa (3/8/2017) kemarin di Kampus Unsri,  Indralaya.

Sugeng Budiarso,  menyampaikan bahwa kami HMI komisariat Sriwjaya yang notabene sebagai salah satu unsur mahasiswa sangat kecewa dengan insiden yang terjadi di tambah tempat kejadian yaitu kampus yang merupakan rumah bagi kaum inteltual dan penerus-penerus pemimpin bangsa.  Walaupun tidak ada aturan tertulis tentang pelarangan polisi masuk kampus namun itu sudah menjadi keharusan bahwa jangan sampai polisi itu masuk kampus,  karena kami anggap merendahkan harkat martabat kemahasiswaan. Kalaupun ada mahasiswa yang diduga melakukan tindakan pidana,  tohh polisi bisa memulai dengan proses awal yaitu pemanggilan bukan langsung masuk kampus. Kampus harus dijaga kenetralannya kecuali tindakan pidana yang sdah termasuk extraordinary crime."katanya. 

Sebelumnya kami juga menanyakan siapa pihak-pihak yang memberitahu polisi untuk mengamankan jalannya aksi pada saat itu?.   
Beliau, Kasat Intel Polres Ogan Ilir AKP. Azizir Alim,  menjawab,  bahwa kami mendapat surat pemberitahuan oleh mahasiswa atas nama Aliansi Peduli UKT prihal aksi pada hari kamis 3 Agustus 2017, serta pihak rektorat yang menelpon beliau untuk mengamankan jalannya aksi,  karna ada berita ancaman pembakaran aset negara. 

"Sesuai SOP kami, pihak Kepolisian apabila ada pelaporan maka kami mengerahkan anggota untuk mengamankan jalannya aksi. 

Ditambahkan AKP. Azizir Alim, mengatakan,  sebenarnya kami mengamankan kedua belah pihak baik pihak rektorat maupun peserta aksi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Tetapi ternyata kejadian di luar apa yang dikehendaki  dengan adanya tindakan pemukulan.  Pihak Polres OI sangat menyadari akan kesalahan tersebut bahkan tidak ada lagi  memang pembelaaan yang bisa kami lontarkan ke publik."Ujarnya.  


Surat Pemberitahuan Rencana Aksi dari Aliansi Peduli UKT
Kami menayakan juga oknum-oknum yang melakukan pemukulan proses hukumnya sampai sejauh baik oknum polisi dan oknum pegawai Unsri mana? 
AKP. Azizir Alim menjawab, bahwa  mahasiswa yang menjadi korban sudah melaporkan kepada pihak Polisi terkait tindak lanjutnya untuk oknum polisi pihaknya sudah melakukan sampai proses penahanan, dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait pelanggaran-pelanggaran apa yang di lakukan oknumnya baik pelanggran peraturan pengamanan sampai tindakan pidana.  Sehingga yang bersangkutan dapat dikenakan sanksi sesuai apa yang dilakukan sampai yang paling berat yaitu pemberhentian."Katanya.

"Sedangkan untuk oknum pegawai Universitas Sriwijaya, pihaknya terus mengembagkan kasusnya dan sudah memanggil terlapor untuk diperiksa. Penanganan oknum pegawai ini sedikit berbeda  mereka harus sesuai dengan perturan hukum yang berlaku masing-masing. Terkait kenapa oknum polisi yang ditahan masih menggunakan pakaian dinas lantaran setelah dari TKP mereka langsung dikumpulkan mendapat hukuman budaya yang ada di Polres OI dan pimpinan langsung memerintahkan untuk menahan yang bersangkutan. Pihaknnya juga mempersilahkan pihak-pihak yang tidak percaya untuk langsung melihat ke polres OI dan mengawal prsoses yang berjalan."Tuturnya. 

Berita Terkait: CATAT!!! "Pernyataan Sikap HMI Unsri Atas Kericuhan Aksi Unjuk Rasa yang Mengatasnamakan Aliansi Peduli UKT Semester 9"

Selain itu, kami juga menanyakan terkait pelaporan  rekan mahasiswa Unsri  oleh pihak Rektorat Unsri?
AKP. Azizir Alim menjawab,  memang betul adanya, tetpi itu prsosenya masih panjang, polisi tidak mau  terlibat dengan konfik internal yang terjadi.  Namun apabila hasil penyelidikan memang betul ditemukan tindakan pidana maka kami baru akan menlanjutkan proses hukumnya. Polisi menjamin Jika  pihaknya akan netral dengan tidak terpengaruh oleh intervensi pihak manapun."Tegasnya AKP. Azizir Alim. 

HMI Komisriat Sriwijaya, Unsri, juga mengatakan kepada Kasat Intel Polres Ogan Ilir AKP. Azizir Alim, agar dapat bertemu langsung dengan Kapolres Ogan Ilir untuk meminta beliau yang notabane sebagai pimpinan polisi resort Ogan Ilir guna  permohonan maafnya secara resmi di publik (Media),  sehingga situasi gejolak panas di publik dapat kondusif atau mereda dingin, dan  berharap dapat diskusi serta sharing atau tukar fikiran upaya  membuat persamaan presepsi atau kesepemahaman-kesepemahaman lainnya Polres Ogan Ilir dengan Kader HMI Komisariat Sriwijaya, Universitas Sriwijaya.  
"Kasat Intel Polres Ogan Ilir AKP. Azizir Alim, menjawab, siap adinda, segera akan dijadwalkan waktunya untuk dapat bertemu langsung dengan Kapolresta Ogan Ilir."Tuturnya. (Rel) 

loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...