Loading...

Senin, 21 Agustus 2017

loading...

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo: Ayo Mahasiswa! Wujudkan Indonesia Menjadi Bangsa Pemenang

    Senin, Agustus 21, 2017   No comments


JAKARTA, SriwijayaAktual.com - Guna menghadapi kompetisi global saat ini diperlukan orang-orang yang mempunyai mimpi yang tinggi, karena mimpi adalah cita-cita yang harus diraih. Karena itu, mahasiswa sebagai generasi penerus harus mempunyai mimpi yang tinggi guna mewujudkan Indonesia menjadi bangsa pemenang.

"Yang kuliah di kedokteran jangan hanya mimpi menjadi seorang Dokter Umum atau Dokter Gigi tetapi  harus  mimpi  memiliki rumah sakit. Rumah sakit tidak hanya satu orang dokter, tetapi ada Dokter Gigi, Dokter Spesialis dan lainnya. Begitu juga yang kuliah jurusan Arsitek  harus bercita-cita memiliki perusahaan yang besar, dan seorang yang kuliah jurusan Akuntan harus bermimpi memiliki Bank," kata  Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan Kuliah Umum dengan tema 'Tantangan dan Peluang Menjadi Bangsa Pemenang Dalam Kompetisi Global' dihadapan 2.800 Mahasiswa Universitas Trisakti pada acara Peresmian Mahasiswa Baru dan Aksi Muda Trisaksi 2017, bertempat di Kampus Trisakti Jl. Kyai Tapa No.1, Grogol, Jakarta Barat, Minggu (20/8/2017).

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan tidak mudah mewujudkan mimpi yang tinggi itu. “Mimpi itu bisa terwujud dengan selalu belajar, ikhtiar dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa secara konsisten dan harus optimis mencapai mimpi tersebut,” ucapnya.
Foto/Istimewa

Panglima TNI menambahkan mimpi tinggi tidak akan bisa diwujudkan secara sendiri, tetapi dibutukan network untuk mendukung dan mewujudkannya sebagai salah satu jembatan meraih sukses, sehingga harus menjaga komunikasi atau hubungan baik dengan siapa saja terutama teman-teman sesama mahasiswa. 

“Untuk meraih mimpi yang tinggi dan menjadi kenyataan ada kuncinya, yaitu harus berdo'a kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, fokus, optimis, aksi, dan fleksibel,” ujarnya.

Menyikapi kompetisi global,  Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa kompetisi global disebabkan perkembangan penduduk dunia luar biasa dan semakin hari semakin bertambah, sementara itu energi dan pangan makin berkurang.  Hal ini yang menyebabkan persaingan global antar negara di dunia yang semakin sempit, sedangkan kebutuhan sumber daya alam berupa energi dan pangan semakin berkurang. (***)

loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner