Loading...

Selasa, 08 Agustus 2017

loading...

Puasa Setiap Hari Selama 10 Tahun, Pria asal Banyuwangi ini Akhirnya...

    Selasa, Agustus 08, 2017   No comments

Loading...
Yusuf Amiruddin, Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Banyuwangi

SURABAYA-JATIM, SriwijayaAktual.com - Kuasa Allah memang tidak bisa diperkirakan, bahkan demi keinginan mulia yakni pergi ke Baitullah dari segi apapun yang telah ditempuhnya jika tidak diijabah maka semua akan sia-sia saja.

Namun bagi Yusuf Amiruddin, Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Banyuwangi yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 36 ini, mencari ridho Allah demi mewujudkan keinginannya pergi haji, hanya dengan rajin berpuasa harian selama sepuluh tahun..
Dan alhasil ritual yang telah dijalaninya sejak tahun 2007 itu, kini telah diijabah sehingga pada tahun ini dia dapat memenuhi panggilan rukun Islam ke lima.

"Kalau ingin sukses maka saya beranggapan harus mendapatkan ridlo Alloh dan orang tua. Salah satu jalan mendapatkan ridlo Alloh ini, saya rutin berpuasa, Karena rejeki pada genggaman Alloh, maka kita harus cari ridlo Alloh pula," terang Yusuf saat di temui di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Senin (7/8/2017) dikutip dari laman beritajatim.

Selain berupaya mencari Ridho Allah dengan cara berpuasa, pria yang kesehariaannya bertani menanam padi ini, sangat berhati-hati dan bijak dalam memanfaatkan uang dua juta rupiah dari hasil penjualan hasil sawahnya.

"Ingin hidup sukses dan bisa naik haji, setiap bulan dari hasil bertani saya mendapatkan uang sekitar dua juta rupiah. Selain untuk membiayai keluarga, saya upayakan bisa menysisihkan untuk mendaftar haji," ungkap pria berambut keriting itu.

Ia juga sering mengaplikasikan kiat sukses orang lain, di kehidupannya termasuk juga kala itu mengetahui kisah seseorang dari Jawa Tengah yang tergolong sukses karena melakukan puasa rutin setiap hari. Sehingga duda 4 anak ini lantas meniru ritual tersebut.

"Selama kurun waktu sepulub tahun itu, saya tidak pernah melewatkan satu haripun untuk tidak berpuasa. Tapi terkecuali pada hari-hari yang dilarang berpuasa, seperti hari raya dan hari tasyrik saya tidak berpuasa," terang pria berusia 55 tahun.

"Cara berpuasa yang saya jalani ini, sama dengan puasa normal lainnya. Tetap sahur sebelum fajar dan berbuka saat maghrib. Tapi kalau masalah berbuka makan makanan seadanya lah," imbuh Yusuf.

Selain itu, selama menjalani tirakatnya, Yusuf juga nadar  yaitu sengaja membiarkan rambutnya tetap gondrong hingga menjalani rukun-rukun haji di tanah suci. "Nadar saya hingga pergi haji, dan insyaallah tahalul saya akan potong rambut supaya suci," paparnya.

Sepulang dari tanah suci, dirinya tidak lantas akan berhenti berpuasa rutinnya yang sudah dijalaninya selama sepuluh tahun itu. " Insyaallah setelah pulang haji nanti, tetap berpuasa. Tapi menyesuaikan dengan kondisi diri. Kalau dirasa masih kuat, maka akan terus menjalankan ritual puasa setiap hari," tukas Yusuf. (*)


"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...