Loading...

Jumat, 04 Agustus 2017

loading...

Siap-Siap! Desa Persiapan Hasil Pemekaran Desa di Kabupaten PALI Segera Dinilai & Dievaluasi

    Jumat, Agustus 04, 2017   No comments



PALI-SUMSEL, SriwijayaAktual.com - Pada tahun 2015, telah dilakukan pemekaran sepuluh desa persiapan yang ada di wilayah Kabupaten PALI, yakni:  Desa Persiapan Tempirai Barat, Tanding Jaya, Madu Kincing, Harapan Jaya, Simpang Babat, Simpang Tiga Babat, Gunung Menang Timur, Jerambah Besi, Maju Jaya dan Simpang Solar,  bakal segera dinilai dan dievaluasi oleh tim penilai  dari Pemerintah Kabupaten PALI (Pemkab PALI) sebagai syarat menjadi desa Definitif.

“Sebab, salah satu syarat menjadi desa definitif harus melalui tahapan menjadi desa persiapan selama tiga tahun,  serta selama menjadi desa persiapan, administrasi harus rapi dan baik dan juga  memenuhi syarat yang tercantum dalam undang-undang.”Ujarnya Bupati PALI, Ir. H. Heri  Amalindo saat dikonfirmasi wartawan  terkait  informasi perkembangan pemekaran desa di Kab.PALI usai membuka acara gebyar Stop Mising Sembarangan (SMS/BAB -red) beberapa hari lalu, dikutip dari infopali (2/8/2017).  

Lanjutnya, bahwa syarat menjadi desa definitif adalah harus menjadi desa persiapan selama tiga tahun, dan saat ini sudah  berjalan selama lebih kurang dua tahun. Untuk mempersiapkan menjadi desa definitif, tim penilai bakal turun dan hasilnya nanti akan diajukan ke DPRD Kab.PALI untuk disahkan menjadi desa definitif setalah cukup tiga tahun.

“Menghimbau kepada  Kades persiapan supaya  sering berkoordinasi dengan Pemkab.PALI melalui instansi terkait. Sehingga  apabila ada kekurangan dapat  segera dilengkapi”Tandasnya Heri.

Sementara itu, Ketua Forum Kepala Desa  Persiapan yang saat ini juga merupakan Kades Persiapan Tempirai Barat, Kecamatan Penukal Utara, Dedi Handayani, mengatakan, mengucapkan sangat berterimakasih kepada Bupati PALI yang telah menyampaikan kabar tersebut, yang dimana selama penantian kami yang menginginkan menjadi desa definitif sudah ada titik terangnya.

“Kami berharap sepuluh desa yang dimekarkan pada tahun 2015  dimaksud dikabulkan semuanya menjadi desa definitif. Masalah administrasi, kami telah laksanakan sesuai aturan dan apabila ada kekurangan kami minta bimbingan dari instansi terkait, misalnya  dari pihak kecamatan untuk memberitahu atau mengarahkan supaya  kami dapat  melengkapi.”Ujarnya.

Sementara itu, secara terpisah, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten PALI, H Darmadi Suhaimi SH, mengatakan, bahwa membentuk desa persiapan adalah wewenang penuh Bupati. Namun untuk yang menerapkan menjadi desa definitif adalah pihak DPRD. Sehingga apabila sudah memenuhi persyaratan serta sesuai dengan undang-undang,  DPRD  akan mengesahkan desa-desa yang saat ini masih persiapan. Akan tetapi apabila masih jauh dari kata layak bahkan jauh dari kriteria yang tercantum dalam undang-undang, pihak DPRD  tidak akan menyetujui, dan desa persiapan yang tidak layak harus siap-siap kembali ke desa induk.”Jelasnya Darmadi.  (*) 

loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
loading...