Jumat, 08 September 2017

Komisioner Ombudsman RI Pertanyakan Pemerintah Buka CPNS Besar-besaran Secara Mendadak

    Jumat, September 08, 2017   No comments

Tes CPNS (Ilustrasi)

JAKARTA, SriwijayaAktual.comKomisioner Ombudsman Republik Indonesia, Alvin Lie mempertanyakan langkah beberapa kementerian dan lembaga yang membuka lowongan calon pegawai negeri sipil besar-besaran secara mendadak. 

Alvin mengaku hanya mengetahui hal tersebut melalui pemberitaan di media massa karena sebelumnya tidak ada sinyal lowongan calon pegawai negeri sipil akan dibuka secara besar-besaran. 

Terlebih Ombudsman pun belum diajak berkomunikasi untuk mengawal proses perekrutan PNS baru tersebut demi menghindari adanya kecurangan.

“Ini terjadi sangat mendadak ya. Sepertinya tidak ada pembahasan atau tidak ada sosialisasi. Tiba-tiba diumumkan oleh berbagai kementerian,” kata Alvin kepada wartawan , Rabu (5/9/2017) Kemarin.

Alvin mengaku heran dengan pembukaan lowongan CPNS tersebut. Dia menjelaskan, pada awal 2017 lalu, Kemenpan-RB menyatakan masih melakukan moratorium PNS. Kemudian pada pertengahan tahun 2017, Kemenpan-RB juga menyatakan bahwa moratorium PNS baru akan berakhir pada 2018. 

Menurut Alvin, pernyataan demi pernyataan Kemenpan-RB itu menyiratkan bahwa tidak akan ada pembukaan CPNS besar-besaran sebelum moratorium berakhir. Tetapi ternyata, lowongan CPNS dibuka secara tiba-tiba.
“Aneh saja kalau secepat ini (pemukaan lowongan CPNS),” kata Alvin.

Hingga saat ini, Alvin belum mengetahui apa motif lowongan CPNS dibuka secara mendadak dan besar-besaran. Dia pun enggan menduga-duga. Alvin hanya ingin Kemenpan-RB menjelaskan kepada publik terkait alasan lowongan CPNS dibuka. 

Tidak Transparan
Alvin mengaku pihaknya belum mengetahui hasil moratorium PNS yang dilakukan beberapa kementerian sejak 2-3 tahun terakhir. Hasil moratorium yang dimaksud yakni perihal berapa jumlah orang yang tidak lagi bekerja sebagai PNS.

Menurut Alvin, hasil moratorium itu perlu dibeberkan kepada publik sebagai wujud transparansi birokrasi. Di samping itu, transparansi itu juga perlu agar masyarakat tahu, apakah lowongan CPNS dibuka untuk menutupi kekurangan PNS yang telah dimoratorium atau hanya membengkakkan SDM di aspek birokrasi. 

“Kemudian lowongan (CPNS) ini sebenarnya hanya untuk menutup yang kemarin dikurangi atau nanti birokrasi kita makin bengkak lagi. Nah itu butuh transparansi,” kata Alvin.

Diketahui, pemerintah membuka hampir 18 ribu lowongan CPNS untuk ditempatkan di 61 kementerian dan lembaga. 

Mengenai, Menpan-RB, Asman Abnur mengatakan proses serta jadwal untuk seleksi CPNS di instansi terkait sudah bisa diakses lewat situs Kementerian PANRB, situs Badan Kepegawaian Negara, serta di situs resmi masing-masing instansi. Semua itu, kata Asman, sudah bisa diakses per 5 September 2017 pukul 23.00 WIB.

Asman mengatakan pembukaan penerimaan CPNS Tahun 2017 ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan pegawai pada jabatan-jabatan strategis yang mendukung program Nawacita, mengganti PNS yang pensiun, serta menambah sumber daya terkati peningkatan beban kerja pada instansi tertentu. (ak/cnn)

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner