Sabtu, 09 September 2017

Ratusan Muslimah Sumsel Bersatu Peduli Rohingya atas Kekerasan Militer Myanmar

    Sabtu, September 09, 2017   No comments


PALEMBANG, SriwijayaAktual.com - Ratusan massa  yang tergabung dalam nama FORUM MUSLIMAH SUMSEL BERSATU PEDULI ROHINGYA yang terdiri dari beberapa Ormas, Majelis Taklim, Organisasi Kemahasiswaan dan masyarakat umum, melakukan aksi unjuk rasa solidaritas merespons kekerasan militer Myanmar terhadap etnis Rohingya di pelataran Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Kota Palembang, Sabtu (9/9/2017) pagi. 

Aksi unjuk rasa dilakukan dengan orasi, memajang spanduk tulisan kecaman atas kekerasan militer Myanmar terhadap etnis Rohingya, penggalangan dana untuk dikirimkan kepada etnis Rohingya di Myanmar dan shalat gaib mendoakan keselamatan umat Islam etnis Rohingya di Myanmar. 


Dalam membacakan aksi pernyataan sikap serta tuntutanya, Ketua Forum Muslimah Sumsel Bersatu Peduli Rohingya Hj.Rosmalina SA.g, didampingi Koordinator Aksi Eva Yuliana SP.d, Koordinator Lapangan Ika Purnama Sari dan Fitri, serta para pimpinan organisasi yang tergabung dalam aksi unjuk rasa, mengatakan, antara lain:  

1. Mendesak pemerintah Indonesia agar melakukan tekanan politik terhadap pemerintah Myanmar untuk menghentikan kekerasan berbentuk pembataian muslim Rohingya. Jika ini tidak di hentikan maka kami mendesak dan mendukung pemerintah Indonesia untuk memutuskan hubungan diplomatik terhadap Pemerintah Myanmar. 

2. Mendesak penguasa atau pemerintah muslim agar membuka perbatasan negara bagi pengungsi Rohingya dan menerima pengungsi Rohingya ternama bagi perempuan dan anak.

3. Mendesak penguasa muslim mengirim misi penyelamatan pada mereka yang masih terkatung-katung di laut dan melindungi serta mengurus kebutuhan mereka.

4. Mendesak Pemerintah Indonesa dan penguasa muslim untuk memberikan kewarganegaraan bagi pengungsi Rohlngya. Sehingga mereka dapat memulai hidup baru dan mendapat jaminan penuh kebutuhan pokok, seperti kesehatan, pendidikan, pekerjaan dan perlindungan.

5. Mendesak pemerintah Indonesia dan penguasa muslim lainnya (Bangladesh dan Malaysia) untuk melakukan tekanan politik kepada pada rezim penindas yakni Pemerintahan Myanmar sekarang  agar menghentikan semua kezaliman dan kebrutalitasan mereka. Jika tekanan politik di abaikan maka langkah mobilisasi kekuatan militer harus dilakukan untuk menegakkan kehormatan kemanusiaan dan kaum muslim.

6. Menghimbau seluruh muslimah se-Sumatera Selatan agar menggalang bantuan baik secara moril maupun materil untuk membantu saudara saudara muslim Rohingya.

Jika mereka meminta pertolonganmu dalam urusan pembelaan agama maka menjadi kewajibanmu untuk menolong mereka" (Al-Anfalz:72). 


Peristiwa Rohingya dan negeri-negeri muslim lainnya hendaknya menyadarkan seluruh umat Islam akan pentingnya persatuan umat Islam se-dunia."Tandasnya Hj.Rosmalina. (Red) 


About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner