Kamis, 26 Oktober 2017

Jokowi Tegaskan! Perppu Ormas Jadi UU ini Dibuat untuk Menjaga Pancasila dan Keutuhan NKRI

    Kamis, Oktober 26, 2017   No comments

foto/dok

JAKARTA, SriwijayaAktual.com - ‎Presiden RI  Joko Widodo (Jokowi) menyambut baik pengesahan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas menjadi undang-undang. Menurutnya, UU Ormas yang disahkan DPR akan menjadi payung hukum untuk menjaga Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ancaman perpecahan.

"Yang pertama saya ingin menyampaikan mengenai Perppu Ormas Nomor 2 Tahun 2017 . Perppu Ormas yang telah disahkan oleh DPR dengan mayoritas mutlak. Yang hadir 445, yang mendukung 314, yang tidak mendukung 131. Artinya jelas banyak yang mendukung mayoritasnya mutlak," kata Jokowi saat membuka Rakernas Walubi di JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (26/10/2017).

Kepala Negara menjelaskan, pengesahan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 menjadi UU Ormas dilakukan untuk menjaga Pancasila sebagai ideologi bangsa serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Kebhinekaan Indonesia.

"Untuk apa Perppu Ormas ini dibuat, jelas sekali untuk menjaga persatuan kita , untuk menjaga kebhinekaan kita, untuk menjaga ideologi negara kita Pancasila, dan untuk menjaga NKRI," jelas dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menambahkan, bahwa disahkannya Perppu Ormas menjadi UU ini juga menyangkut tentang eksistensi Indonesia di masa yang akan datang. Indonesia, kata Jokowi, harus terus bersatu agar‎ tidak ada pihak yang mencoba-coba untuk mengganti Pancasila sebagai ideologi bangsa. "Jadi (UU Ormas) sudah jelas tujuannya," tegas Jokowi.‎

Soal UU Ormas, Silakan Kalau Ada yang Ingin Direvisi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempe‎rsilahkan DPR untuk merevisi undang-undang (UU) Ormas yang baru saja disahkan tersebut. Namun, ia menegaskan, keptusan pengesahan UU Ormas dari Perppu Nomor 2 tahun 2017 tentang Ormas adalah mutlak.

"Perppu Ormas sudah disahkan oleh DPR dan mayoritas mutlak. Artinya, dukungan penuh terhadap Perppu ini sudah jelas. Yang kedua, kalau ada yang ingin direvisi ya silahkan.

Jokowi menuturkan, beberapa fraksi yang menolak UU Ormas dapat mengajukan revisi dengan memasukkan UU Ormas kedalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2018.

"Tahapan berikutnya (jika ingin direvisi), bisa dimasukkan dalam prolegnas, ada yang belum baik, ada yang masih perlu ditambah, ada yang perlu diperbaiki, silakan," ujar dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan, pemerintah akan terbuka apabila ada fraksi yang ingin merevisi UU Ormas. Apalagi, sambungnya, UU Ormas dinilai perlu perbaikan dan penambahan dari pandangan fraksi di parleman, maka pemerintah akan terbuka.

"Ya terbuka, kita terbuka. Kalau masih ada yang belum baik ya harus diperbaiki," tegas Jokowi.

Sebelumnya, Partai Amanat Nasional (PAN) merupakan partai pendukung pemerintah telah menolak Perppu Ormas menjadi undang-undang. Tidak berhenti sampai penolakan, PAN berniat mengajukan revisi Undang-Undang Ormas masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2018.

"PAN akan paling depan untuk mengajukan revisi. Artinya, masa sidang berikutnya kami akan mengusulkan pada prolegnas untuk menjadi target di 2018," ucap Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto, di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu 25 Oktober 2017. [Source Okezone]

loading...
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner