Kamis, 26 Oktober 2017

Larang Makan Pakai Micin Sama Saja Larang Bayi Minum ASI!, Ini Alasannya...

    Kamis, Oktober 26, 2017   No comments


MALANG-JATIM, SriwijayaAktual.com - Jargon generasi micin sering kita dengar akhir-akhir ini. Sebutan itu untuk menggambarkan para remaja zaman sekarang yang kerap tidak berpikir panjang sebelum bertindak. Kemudian orang-orang menyebut jika perilaku seperti itu adalah dampak terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung penyedap.

Bahkan jauh sebelum "generasi micin" lahir, entah sudah berapa banyak orangtua yang melarang si Kecil jajan sembarangan. Bekal selama di sekolah pun sebisa mungkin racikan ibu demi menjamin keamanan dan kesehatan pangan tersebut. Sudah tentu tidak pakai micin.

Micin, vetsin, atau apa pun sebutan untuk penyedap makanan ini selalu diartikan negatif. Seakan micin adalah senjata yang dapat berdampak buruk bagi banyak orang karena dianggap tak mengandung apa pun yang berfaedah untuk manusia.

"Micin itu mono-sodium glutamat. Kalau pun kita tidak pakai micin, bahan-bahan yang kita gunakan pun mengandung asam glutamat," kata Ahli Gizi dari Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Ir Ahmad Sulaeman MS PhD kepada Health Liputan6 belum lama ini di Malang, Jawa Timur.

Asam glutamat yang ada di micin juga terdapat di sumber makanan lain yang kita santap sehari-hari. Tahukah Anda kalau asam glutamat terbanyak ada di air susu ibu (ASI) ?

"Kalau enggak boleh makan micin atau glutamat, berarti seorang bayi tidak boleh minum ASI, dong? Itu sama saja melanggar hak asasi manusia," kata Ahmad.

Seorang koki atau pemilik rumah makan boleh saja mengklaim tidak menggunakan micin di dalam masakan yang dia racik. Akan tetapi saat diuji coba, positif mengandung asam glutamat yang juga ada di micin. Ya, itu karena, di tomat, jamur, daging merah, bahkan sayur yang belum dimasak pun ada kandungan itu.

"Glutamat itu asam amino non-esensial yang ada pada protein. Jadi, kenapa harus dibenci? Wong kita enggak pakai pun akan dapat glutamat itu," kata Ahmad menekankan.

MSG terdiri dari glutamat, sodium, dan air yang semuanya adalah zat gizi. Dan glutamat merupakan salah satu asam amino non-esensial yang secara alami ada di dalam makanan yang berperan meningkatkan metabolisme, fungsi otak, dan otot. [*] 


loading...
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner