Minggu, 08 Oktober 2017

Merek Cap Kaki Tiga Resmi Dilarang Beredar di pasaran oleh Pemerintah, Why?

    Minggu, Oktober 08, 2017   No comments

(Foto: Istimewa)
JAKARTA, SriwijayaAktual.com - Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual bakal menolak pengajuan kembali (PK) merek Cap Kaki Tiga. Karena, sebelumnya, PK Mahkamah Agung (MA) memenangkan Russel Vince agar tak menggunakan merek itu.

Benar, kalau merek yang sudah diputuskan di pengadilan tidak bisa diajukan (didaftarkan) kembali, kata Kasubag Humas Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (KI), Ardiansah H di Jakarta, Kamis (5/10/2017).

Dia menjelaskan secara putusan pengadilan memang hak atas merek tersebut dihapus, tetapi akan sulit apabila ada pihak yang mengajukan mereka yang sama.

Karena database kita sudah pernah masuk data merek tersebut dan telebih apabila selama mereka tersebut masih aktif, sangat dimungkinkan data mereka tersebut dijadikan pembanding untuk menolak mereka yang baru. Untuk dilakukan penolakan terkait kebaruan atau tidak barunya suatu permohonan merek, kata Ardiansyah.


Sehingga, kata dia, apabila dihapuskan dari database maka dokumen-dokumen yang ditolak ketika merek itu aktif, akan hidup kembali maka akan menjadikan suatu preseden yang tidak baik untuk permohonan berikutnya.

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, pada 2 September 2016, secara resmi mencoret merek Cap Kaki Tiga setelah dikabulkannya gugatan Russel yang berstatus warga negara Inggris itu, Russel atas seluruh sertifikat merek tersebut milik Wen Ken Drug oleh Mahkamah Agung (MA).

Octavian Adhar, selaku kuasa Hukum Russell Vince menjelaskan, putusan MA itu berarti HAKI harus menolak pihak mana pun yang mendaftarkan lambang atau logo mirip dengan lambang atau logo Negara Isle of Man.

Badan Pengawas Obat dan Makanan BPOM) juga wajib melarang peredaran produk dan kemasan Cap Kaki Tiga milik Wen Ken Drug, atau pihak mana pun yang memiliki kesamaan pada pokoknya dengan lambang atau logo milik negara Isle of Man dan segera menarik seluruh produk dan kemasan Cap Kaki Tiga milik Wen Ken Drug yang masih beredar di pasaran.

Sementara itu, kata dia, BPOM enggan memberikan keterangan lebih jauh mengenai penarikan produk Cap Kaki Tiga yang diduga masih ada di pasaran padahal MA sudah memerintahkan pencoretan merek tersebut. Saya akan mengecek dahulu ya, tapi yang jelas BPOM melakukan penarikan produk lebih terkait kepada keamanan, kata dia.

Sesuai putusan MA RI Nomor 85PK/Pdt.Sus-HKI/2015 tanggal 23 September 2015 jo Putusan No. 582K/PDT.SUS-HAKI/2013 tanggal 19 Januari 2014 jo. Putusan Pengadilan Niaga No. 66/Merek/2012/PN. Jkt.Pst menyebutkan pada pokoknya membatalkan seluruh sertifikat merek Cap Kaki Tiga milik Wen Ken Drug.

BPOM juga wajib untuk melarang peredaran produk dan kemasan Cap Kaki Tiga milik Wen Ken Drug atau pihak mana pun yang memiliki kesamaan pada pokoknya dengan lambang dan/atau logo milik negara Isle of Man dan segera menarik seluruh produk dan kemasan Cap Kaki Tiga milik Wen Ken Drug yang masih beredar di pasaran," tandasnya Octavian. [tar/inilah.com]

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner