Minggu, 12 November 2017

Menteri ESDM Tolak Permintaan Insentif Shell Dalam Eksplorasi di Blol Moa

    Minggu, November 12, 2017   No comments

[foto/ist/dok]


JAKARTA, SriwijayaAktual.com  - Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar menolak memberikan insentif kepada perusahaan migas asal Belanda, Shell di Blok Moa, Maluku. Insentif tersebut ditolak karena masih dalam tahap eksplorasi.

"Tidak (diberikan insentif). Ini masih eksplorasi dan minta insentif. Bagaimana caranya," kata Arcandra dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (12/11/2017).

Insentif yang diminta Shell tersebut meliputi masa depresasi selama 2 tahun, pembebasan kewajiban menjual migas ke dalam negeri (Domestic Market Obligation/DMO holiday) dan tambahan pengembalian biaya modal dalam jumlah tertentu, yang berkaitan langsung dengan fasilitas produksi (investment credit) sebesar 150%.

Arcandra menyarankan agar Shell untuk mengubah kontraknya menjadi skema bagi hasil gross split untuk proyek Blok Moa di Maluku, yang saat ini masih dalam tahap eksplorasi. Dengan demikian, tidak perlu ada insentif.

Oleh karena itu, Arcandra menyarankan agar Shell mengubah kontraknya untuk Blok Moa menjadi skema gross split. Karena dengan skema bagi hasil gross split, Shell tidak perlu lagi meminta insentif.

"Kalau mereka mau, that's good. Saya sarankan itu, kalau berani gross split. Jadi tidak usah insentif-insentifan," ujar Arcandra. (Dtk/ara/mkj)

loading...
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner