Minggu, 19 November 2017

Upaya HMI Cabang Palembang Menopang Perekonomian Umat dan Bangsa

    Minggu, November 19, 2017   No comments

Foto Bersama UsaI Diskusi 

PALEMBANG, SriwijayaAktual.com - Perekonomian ummat haruslah dikuasai guna menopang kehidupan berbangsa dan bernegara, hal ini menjadi kewajiban yang secara tidak langsung menjadi tanggung jawab bagi para pemuda bangsa khususnya kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Merespon hal tersebut, Sabtu(18/11/2017) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mengadakan kegiatan Kopi Santai dengan Tema besarnya "Mengembalikan Intelektual Kader". Acara yang diselenggakan di Gazebo Sekretariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palembang tersebut mengandeng Pengusaha-pengusaha muda yang sukses di bidang nya seperti Catur Sujatmiko selaku Ketua BPD Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA), Muhammad Rofiq owner Roti Bakar Narsis, dan Asep Imam Somanhudi owner Coffephile.

Acara yang berjalan sangat menarik tersebut mengupas tuntas peluang-peluang berwirausaha bagi para pemuda, sesuai dengan temanya "Peluang berwirausaha untuk kader HMI", terhitung 75 orang peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Kota Palembang.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palembang, Arif Wicaksono menyampaikan sambutannya "Kegiatan ini merupakan program dari Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palembang, program ini adalah upaya untuk mengembalikan budaya berdiskusi di lingkungan kader guna menimbulkan atmosfer intelektual di antara kader-kader HMI".

Eko Hendiyono selaku Sekretaris Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palembang sekaligus yang mengkoordinir kegiatan tersebut menambahkan "Program ini rencananya akan kita laksanakan secara rutin dengan berbagai tema yang akan dikaitkan dengan isu-isu terkini. Hari ini temanya Peluang berwirausaha untuk kader HMI, harapannya dengan berlangsungnya acara ini para kader HMI semakin berminat untuk berwirausaha dan kelak akan menjadi pengusaha sukses".

Selain itu Catur Sujatmiko Ketua BPD HIPKA Kota Palembang menyampaikan pengalamannya menggeluti bidang wirausaha. "Dalam memulai berwirausaha hal terpenting yang harus dimulai dari sekarang adalah kemandirian, selain itu bagaimana membangun trust (kepercayaan) kepada seluruh pihak yang berkaitan dengan kehidupan kita" tuturnya.

Selain itu Catur juga menyebutkan beberapa program BPD HIPKA Kota Palembang yang akan dijalani, salah satunya adalah Koperasi Mahasiswa Syariah. Program ini diharapkan hadir menjadi problem solver bagi para mahasiswa khususnya kader HMI dalam memulai berwirausaha.

Hal senada disampaikan oleh Owner Roti Bakar Narsis, Muhammad Rofiq. Menurutnya hal yang harus ditekankan dalam memulai berwirausaha adalah memahami bahwa Trouble is friend, para pengusaha harus kuat dan tidak boleh cengeng.

"Kalau ingin berwirausaha itinya buka dulu, urusan buka itu manusia urusan tutup itu biarkan Allah yang atur. Jangan takut duluan ketemu hambatan-hambatan  untuk jadi pengusaha, pengusaha harus kuat jangan cengeng kalo cengeng jadi penyanyi dangdut aja".

Melengkapi, Asep Somanhudi selaku Owner Coffephile menuturkan,  bahwa peluang bisnis di bidang  kopi sangat menjanjikan mengingat Sumsel merupakan salah satu penghasil kopi terbesar di Indonesia. Namun saat ini petani kopi di Sumsel hanya terfokus menanam kopi jenis robusta, padahal kopi jenis arabica nilai juaalnya lebih tinggi.

"Kendala saat ini petani kopi masih fokus menanam kopi jenis robusta padahal kopi jenis arabica nilai jualnya bisa 5 kali lipat dari kopi jenis robusta, Hal ini dikarenakan peminat kopi arabica itu orang-orang luar negeri. Kalo orang-orang Indonesia masih banyak yang belym terbiasa minum kopi arabica karna agak asem" jelasnya.

Selain acara diskusi, malam itu juga dibuka pendafataran untuk entrepreneur school Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palembang. (EH/Ril)

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner