Loading...

Jumat, 15 Desember 2017

loading...

CATAT! Jangan Berkendara Bermotor Pada 2 Januari 2018, Alam-Bumi Sedang Mengalami Fenomena ini, kok Bisa?...

    Jumat, Desember 15, 2017   No comments

Loading...
Ilustrasi


SriwijayaAktual.com - Pengumuman hindari berkendara pada malam 2 Januari 2018 mendatang dikeluarkan oleh British Medical Journal.

Ada alasan mengapa British Medical Journal mengeluarkan maklumat ini. Diperkirakan pada malam itu, kejadian kecelakaan fatal akan meningkat 5% dibanding dengan malam-malam lainnya.

Hal ini terkait dengan kondisi alam saat itu akan terjadi full moon alias bulan purnama.

Dalam laporannya di British Medical Journal, Donald Redelmeier dan Eldar Shafir menerangkan sejak 1975 hingga 2014 telah terjadi 494 full moon.

Seraya dengan pernyataan di atas, kalastro.id mengemukan supermoon 2 Januari akan menjadi yang terbesar dan paling terang sampai tahun 2034.

Hal ini lantaran sejak hari kedua tahun 2018 tersebut akan ada bulan purnama di titik terdekat dari Bumi.

Kita bisa melihat dua bulan purnama merah dan putih selama Januari 2018.

Bulan akan berwarna merah ketika gerhana bulan total 31 Januari.

Bulan juga akan berwarna putih ketika supermoon 2 Januari.

Lebih menariknya lagi keduanya bisa terlihat di seluruh Indonesia.

Sehingga cahaya merah putih dari Bulan akan terpancar melingkupi nusantara.

Bulan purnama 2 Januari adalah yang pertama dari total 13 bulan purnama tahun 2018.

Menariknya bulan purnama kali ini terjadi sekitar 4 jam setelah Bulan berada di titik terdekat dari Bumi.

Sehingga terlihat 15% lebih terang dan 7% lebih besar dari bulan purnama biasanya.

Bulan purnama 2 Januari akan memiliki diameter sudut 33,5 menit busur.

Sebagai "anak sulung" bulan purnama kali ini pun menjadi yang terbesar dan paling terang dari 12 bulan purnama lainnya.

Bahkan bulan purnama 2 Januari 2018 juga menjadi yang terbesar dan paling terang hingga 16 tahun ke depan, dan baru terkalahkan oleh bulan purnama 25 November 2034.

Pada 2 Januari nanti Bulan akan mencapai fase purnama pada pukul 09:24 WIB.

Sedangkan Bulan akan mencapai titik terdekat dari Bumi pukul 04:54 WIB.

Namun pada saat itu Bulan berada di bawah horison di Indonesia.

Jadi sebagai alternatif kita bisa melakukan pengamatan sebelum puncak bulan purnama, yaitu antara 1 Januari malam sampai 2 Januari pagi.

British Medical Journal mengemukakan terjadi 4.494 kecelakaan fatal di saat full moon.

"Artinya dalam setiap full moon terjadi 9,1 kali kecelakaan fatal dari malam hingga pagi," kata Donald Redelmeier dan Eldar Shafir yang meneliti di Amerika Serikat.

Sedangkan pada saat malam biasa, ratio kecelakaan lebih kecil yakni 8,6 kecelakaan fatal.

Belum tahu pasti apa penyebab pastinya. Bisa jadi pengendara terganggu dengan menatap bulan.

Bisa juga karena tanggal 2 Januari merupakan hari pertama setelah libur panjang tahun baru. [dian naren/tribunwow]

loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...