Sabtu, 02 Desember 2017

HEBOH!!! Muncul Luapan Air Dari Dalam Tanah Menyerupai Danau Menggenangi Puluhan Hektar Lahan Warga

    Sabtu, Desember 02, 2017   No comments

Luapan air mirip danau di Gunungkidul. Foto: Usman Hadi

GUNUNGKIDUL-YOGYAKARTA, SriwijayaAktual.com - Puluhan hektare lahan di Dusun Wediwutah, Desa Ngeposari, Kecamatan Semanu, Gunungkidul tergenang air. Warga menduga luapan air ini yang bentuknya menyerupai danau ini berasal dari sungai bawah tanah yang naik ke permukaan.

"Saya yakin luapan air ini berasal dari sungai bawah tanah yang airnya meluap ke permukaan," kata Dukuh Wediwutah, Diarto kepada wartawan, Jumat (1/12/2017).

Diarto menerangkan, luapan air ini mulai terbentuk, Kamis (30/11). Luapan air tersebut menggenangi sekitar 30 hektare lahan warga yang ditanami padi dan tanaman palawija ini.

"Sebagian besar yang tergenang adalah lahan pertanian, ketinggiannya (genangan) sekitar 20 meter. Alhamdulillah sampai saat ini (luapan air) belum sampai ke permukiman warga," jelasnya.

Kepala BBWSO, Tri Bayu Aji menjelaskan, pihaknya belum menganalisis lebih jauh fenomena luapan air ini. Pihaknya juga belum berani menyimpulkan apakah luapan ini berasal dari sungai bawah tanah.

"Kami belum tahu apalah (luapan air) berasal dari Bribin (bendungan sungai bawah tanah) karena kalau kami lihat di peta lokasi luapan itu bukan merupakan jalurnya Bribin," ungkapnya.  

Luapan air menyerupai danau di Gunungkidul. Foto: Usman Hadi
Apa Kata Pakar Geografi?
Muncul genangan air menyerupai danau di Gunungkidul saat banjir melanda. Pakar dari Universitas Gadjah Mada (UGM) menyebutnya sebagai fenomena biasa yang terjadi di kawasan karst.

"Itu adalah fenomena yang umum terjadi di Kawasan Karst," kata Dosen Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada, Ahmad Cahyadi saat dihubungi wartawan, Jumat (1/12/2017).

Penyebabnya, kata Ahmad adalah karena sungai bawah tanah meluap sehingga muncul ke permukaan.
Menurutnya, luapan air jernih yang muncul ke permukaan nantinya akan surut kembali. Surutnya luapan air, kata Ahmad, akan terjadi bila aliran sungai bawah tanah kembali normal.

"Jadi kemungkinan (luapan air menyerupai danau) hanya berlangsung sementara. Ya (airnya) seperti mengantre untuk dialirkan ke sungai bawah tanah," paparnya.

Sementara Dukuh Wediwutah, Diarto menerangkan, luapan air menyerupai danau di Wediwutah mulai terjadi Rabu (29/11/2017). Akibatnya sekitar 30 hektare lahan pertanian warga tergenang air.

Ketinggian air berwarna bening kehijauan ini kira-kira 20 meter. Ukuran ketinggian genangan, kata Diarto acuannya adalah tiang listrik di area luapan yang tergenang air hingga tak terlihat.

"Hari ini airnya mulai surut sekitar 30 centimeter lah. Meski surut warga tetap waspada, karena warga khawatir genangan air menyerupai danau ini meluap dan masuk ke rumah-rumah warga," jabarnya.

Sebagaimana diketahui, banjir melanda Gunungkidul, Selasa (28/11). Sehari setelahnya muncul genangan air bening menyerupai danau di Dusun Wediwutah, Desa Ngeposari, Kecamatan Semanu, Gunungkidul. (sip/detik)

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner