Loading...

Minggu, 31 Desember 2017

loading...

Masyarakat Heboh & Kaget ada 'Bidadari Turun Dari Langit'

    Minggu, Desember 31, 2017   No comments

Loading...
Kehadiran penari dari sling flaying fox di kawasan Landing, mampu pukau ribuan pasang mata masyarakat, menghadiri festival Tari Kebagh Massa, 28/12/2017. (foto madhon)

PAGARALAM-SUMSEL, SriwijayaAktual.com -  Seperti cerita di film laga drama kolosal Jaka Tarub, yang mengamankan selendang putri kayangan nan cantik jelita dari langit turun ke bumi, pagi tadi Kamis (28/12/2017) masyarakat Pagaralam dibuat kaget, dengan kemunculan sosok bidadari yang turun dari langit, berikut lengkap dengan atribut pakaian kerajaan.

Tak ayal kemunculan bidadari Ini, membuat dan menyedot perhatian masyarakat Pagaralam, yang memenuhi kawasan Landing Kelurahan Gunung Dempo, Kecamatan Pagaralam Selatan dibikin kaget dan heboh, bahkan kebanyakan mereka mengabadikan momen langka tersebut.

Eits tunggu dulu, bidadari itu bukanlah hal sungguhan, melainkan salah seorang figur penari Kebagh khas Besemah, yang turun dari tali sling flaying fox, khusus memeriahkan dan memberi warna tersendiri, dalam iven Tari Kebagh Massal, diadakan Dharma Wanita Kota Pagaralam, memperingati Hari Ibu ke-89 dan HUT Darmawanita Persatuan ke-18. Tari Kebagh ini dibawakan 900 kaum ibu-ibu.

Tari Kebagh merupakan tari sakral dan sedikit berbau mistis. ‎Tari Kebagh berdasarkan cerita dahulu merupakan tari bidadari yang turun dari langit dan mandi dipemandian putri. Sebelum mandi bidadari menari menggunakan selendang dengan mengembangkan selendang seperti akan terbang.

Dijaman penjajahan Belanda, Tari Kebagh dimainkan saat ada perayaan dan sekarang Tari Kebagh tampil untuk menyambut tamu-tamu istimewa. Penari membawa sirih, pinang, kapugh atau kerap disebut sekapur sirih yang diberikan kepada tamu istimewa seperti Gubernur, Walikota dan lainnya.

Ketua Darma Wanita Persatuan Pagaralam Ir Olivia Safrudin mengatakan, Tari Kebagh massal dilaksanakan dalam rangka memperingatan Hari Ibu ke-89 dan HUT Darma Wanita Persatuan Kota Pagaralam ke-18. Penari ini adalah ibu-ibu yang telah meluangkan waktu selama tiga bulan latihan, sehingga dapat mensukseskan acara ini.

Kami ucapkan terima kasih kepada para suami yang telah mengizinkan untuk latihan. Apalagi, selama tiga bulan tidak dapat dilayani dengan baik karena sibuk latihan,” ungkap Olivia, saat sambutan pelaksanaan Tari Kebagh, di Landing, Kamis (28/12). [*]
Sumber, pagaralampos 


"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...