Loading...

Selasa, 02 Januari 2018

loading...

MANTAP! Adek Cantik Pelajar ini Keliling Jualan Jamu Dengan Sepeda Ontel, ini Videonya...

    Selasa, Januari 02, 2018   No comments

Loading...

SriwijayaAktual.com - Dibalik era zaman modern, maraknya remaja kekinian yang hanya bisa berpangku tangan dan meminta uang kepada orangtua untuk bersenang-senang menikmati masa muda mereka dengan sia-sia, ternyata masih ada remaja tangguh yang berbakti kepada orangtuanya. 
"Siap dia? Namanya Ana Rizkiana dan lebih akrab disapa dengan nama Opi Windasari ini masih duduk di bangku kelas XII IPS MA Hidayatul Atfhal, Pekalongan, Jawa Tengah, ini tidak merasa gengsi ataupun malu untuk keliling berjualan jamu demi membantu perekonomian keluarga.
Gadis berparas cantik ini dengan ceria berkeliling menggunakan sepeda ontel yang berisi botol-botol jamu yang siap untuk ia jual. Dengan menggunakan pakaian sederhana dan topi caping di kepalanya  dengan ramah ia berjualan di bawah teriknya matahari.

Ketangguhan gadis asal solo ini viral setelah video jualan jamunya diposting oleh akun Afwa Al Khawarizmi, Selasa (26/12/2017).   

Foto Opi berjualan jamu ramai diperbicangkan di jejaring sosial. Foto Opi diunggah oleh pemilik akun Facebook @AfwaAlKhawarizmi yang saat itu sedang melintasi jalan di Desa Banyurip Alit. Afwa melihat Opi di pinggir jalan sedang mejual jamu. Ia kemudian langsung menghampirinya dan memesan jamu Opi. 

Afwa mengatakan mengunggah foto dan video Opi agar bisa menjadi contoh anak muda di zaman sekarang. Unggahan tersebut saat ini dibanjiri 411 komentar dan dibagikan sebanyak 6.471 kali. 

"Saya sengaja mengunggah dan mengangkat kisah dia, karena kehidupannya buat contoh anak muda sekarang," ucap Afwa kepada wartawan, Rabu (27/12/2017). 
Silahkan Tonton Video Opi Dibawah ini:

Melalui Afwa, wartawan menghubungi Opi. Menurut gadis berusia 20 tahun ini, berjualan jamu merupakan perkerjaan ibunya sehari-hari. Namun sejak ibunya sakit, dia menggantikan tugas ibunya. 

"Ibu sedang sakit, jadi saya yang menggantikan. Sudah ada sekitar seminggu saya jualan jamu keliling Desa Banyurip, kebetulan ini juga lagi libur panjang sekolah," ucap Opi saat dihubungi, Rabu (27/12/217). 

Ia hanya tinggal bersama ibunya yang sedang sakit. Sang ibu sudah lama berpisah dengan ayahnya. 

Sejak pukul 06.30 WIB Opi sudah keluar rumah dengan menggunakan sepeda ontelnya, untuk keliling desa menjajakan jamunya itu hingga pukul 14.00 WIB. Dengan penghasilan yang tak menentu, Opi tetap bersyukur karena masih bisa untuk membelikan ibunya obat. Bukan hanya itu, untung dari berjualan jamu juga Opi gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

"Kalau cuaca lagi panas dapet Rp 80 sampai Rp 90 ribu, untungnya tidak seberapa hanya Rp 40 ribuan saja setiap hari," tuturnya. 

Meski begitu, Opi rela menjalaninya tanpa ada rasa malu ataupun gengsi. "Saya orangnya percaya diri, tidak peduli orang mau bilang apa. Daripada kelihatannya orang ada,tapi kenyataannya tidak ada malah itu bikin malu," sambungnya.   

Tidak sampai di situ, di sore hari Opi juga berjualan sosis bakar di depan rumahnya hingga malam hari. Ia berjualan sosis bakar untuk mencari tambahan demi bisa membantu kebutuhan ekonomi serta untuk membayar biaya sekolahnya. 

Opi  yang bercitacita ingin menjadi Pramugari ini juga berpesan, bahawa sebagai manusia sebaiknya dapat menghilangkan gengsi dan jangan memaksakan keadaan agar terlihat kaya. 
"Hindari gengsi, jangan maksa ingin kaya, apa adanya saja."Tandasnya. [***] 


"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...