Loading...

Minggu, 28 Januari 2018

loading...

Pengusaha Alumni HMI Desak Pemerintah Pusat Bangun Infrastruktur Senggigi

    Minggu, Januari 28, 2018   No comments

Loading...

SriwijayaAktual.com - Meski telah Mandalika telah ditetapkan sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK) oleh pemerintah, KEK yang berada di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat dinilai belum optimal menarik investor.

Penyebabnya lantaran masih minimnya ketersediaan infrastruktur, lalu ketersediaan dan jaminan supply listrik serta kesiapan sarana sistem transportasi laut, udara dan darat.

Ketua Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Korps Alumni HMI (Hipka), Kamrussamad memaparkan pertumbuhan ekonomi NTB 2017 memang di atas Pertumbuhan nasional yaitu 13,60%, jika tanpa Bijih Logam maka tercatat sebesar 6,03%.

Pertumbuhan tertinggi dikontribusi oleh industri pengolahan sebesar 73,12%. Sementara pertumbuhan tertinggi pada Lapangan usaha berasal dari penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 10,99%.

“Namun Pertumbuhan yang cukup baik ini masih harus dioptimalkan agar bisa menyerap tenaga kerja secara optimal, karena tenaga yang bekerja tidak penuh terlihat 17,27% setengah Pengangguran dan 19,66 bekerja paruh waktu,” ujar Kamrussamad dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/1/2018).
Ketua Pengusaha Kahmi, Kamrussamad (kiri) bersama Ketua MW Kahmi NTB H Didi Sumardi. Usai mengisi materi LK-3 HMI di Lombok Barat, NTB akhir pekan ini. (Istimewa /-)

Karena itu Kamrussamad yang berkunjung ke NTB kemarin berharap agar Pemerintah Pusat segera membangun infrastruktur Pelebaran Jalan Nasional dari Kota Mataram ke Senggigi dan membangun Pusat Industri Pengolahan seperti Gula Aren.

Dalam kesempatan tersebut, Hipka melakukan pertemuan pertemuan dengan Ketua DPRD Kota Mataram yang juga Ketua Kahmi NTB, serta Bupati Lombok Barat Fauzan juga Ketua Kahmi Lombok Barat. [*]
Sumber: Majalah Investor


"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...