Loading...

Senin, 29 Januari 2018

loading...

Siap-siap! Tarif Listrik Bakal Naik Lagi, Ini Pemicunya...

    Senin, Januari 29, 2018   No comments

Loading...
Ilustrasi

JAKARTA, SriwijayaAktual.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan membuka kemungkinan mengubah formula penghitungan tarif listrik. Formula penghitungan tarif listrik akan memasukkan harga batu bara acuan (HBA).

HBA akan menjadi komponen penghitungan tarif listrik bersama dengan inflasi, kurs dolar Amerika Serikat (AS) dan harga minyak Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP).

Dengan dimasukkannya HBA ke dalam formula penghitungan tarif listrik kemungkinan tarif listrik akan mengalami kenaikan, tapi kenaikan tarif listrik itu hanya berlaku kepada pelanggan non subsidi 1.300 VA ke atas.

"Kalau tariff adjustment kan khusus untuk non subsidi, yang 12 kelompok dari total 37 kelompok itu. Pokoknya yang 450 VA dan 900 VA (yang subsidi) enggak disentuh-sentuh," kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Andy Noorsaman Sommeng di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (29/1/2018).

HBA pada bulan Desember 2017 mengalami penurunan menjadi US$ 94,04 per ton dari US$ 94,84 per ton pada bulan sebelumnya, atau turun sekitar 0,8%. HBA tersebut merupakan harga untuk penjualan langsung (spot) periode 1 Desember hingga 31 Desember 2017 pada titik serah penjualan secara Freight on Board di atas kapal pengangkut (FOB Vessel).

Akan tetapi, Andy menjamin tarif listrik harus tetap bisa terjangkau bagi masyarakat. Sehingga bisa menjaga daya beli.

"Iya affordable dong. Kalau batu bara kan masih affordable sekarang," ujar Andy.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan akan menerbitkan Keputusan Menteri ESDM (Kepmen) terkait formula baru tarif listrik. Di dalam Kepmen ini nantinya, harga batu bara acuan (HBA) dimasukkan sebagai komponen formula tarif listrik.

"Mungkin bulan depan, atau Maret. Mungkin paling lama sama-sama dengan ini kali ya sama berkaitan BPP 2017," kata Andy. (ara/hns/dtk)


"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...