Loading...

Selasa, 02 Januari 2018

loading...

"Warga Dilarang Injak Rumput Monas, Kalau Duduk Tak Masalah" Bagaimana sich ini?

    Selasa, Januari 02, 2018   No comments

Loading...
Pengunjung injak rumput di Monas. ©2018 Merdeka/Ronald


JAKARTA, SriwijayaAktual.com - Libur Tahun Baru warga memadati kawasan Monumen Nasional (Monas). Teriknya cuaca siang ini tak menyurutkan antusias warga berlibur ke ikon Jakarta. Banyak pengunjung yang memilih bersantai atau sekadar duduk dengan menyantap makan di taman yang mengelilingi Tugu Monas. Pengunjung seakan tidak menghiraukan papan pengumuman yang melarang menginjak dan duduk di atas rumput.

Kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) Monumen Nasional (Monas) Munjirin mengatakan pihaknya sudah terus mengimbau agar pengunjung tidak menginjak rumput dengan pengeras suara karena rumput masih dalam perawatan. Namun, duduk masih diperbolehkan.

"Yah kita berusaha mengimbau terus tapi mudah-mudahan enggak diinjek-injek. Cuma duduk doang. Iya maksudnya dalam artinya diinjek-injek dibolak-balik. Kalau cuma duduk enggak signifikan," katanya saat dihubungi merdeka.com, Senin (1/1/2018).

Dia mengungkapkan walau telah diduduki pengunjung tidak akan merusak rumput itu sendiri. Dia mencontohkan pada saat malam Tahun Baru saja rumput-rumput juga terinjak-injak tapi tidak sampai rusak.

"Semalem aja yang acara diinjek-injek juga tadi pagi kita semprot dengan air enggak rusak. Kita tetap berusaha mengimbau dengan SDM yang ada di kita ada mobil atau petugas. Namanya juga warga gitu kadang ada yang nurut ada yang tidak kita harus cerewet," ujarnya.

Ia juga mengimbau agar pengunjung membuang sampah pada tempatnya. Karena terpantau banyaknya sampah-sampah yang ditinggalkan pengunjung. "Iya kita mengimbau juga tidak buang sampah," ujarnya.

Terkait jumlah pengunjung untuk hari ini, kata dia, tidak ada perbedaan seperti liburan nasional lainnya. "Hari ini mungkin normal seperti hari-hari libur biasa walau Tahun Baru. Kalau tahun lalu di bawah paling di atas 100 ribu. Kalau kemarin 1.125.000 Dari jam 5 sampe jam 2 malam," ungkapnya.

Untuk fasilitas selain kereta yang digunakan untuk keliling Monas. Dan warga juga dapat menyaksikan air mancur menari. "Nanti malam ada air mancur jam 7 malam," ujarnya.

Duduk di rumput karena Anies Baswedan
Salah seorang warga saat ditanya, mengutip pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Diketahui, Anies tak masalah ada warga yang menginjak rumput di sekitaran Monas tersebut.

"Saya lihat di berita mas, kata pak Anies bilang enggak apa-apa nginjek rumput, kan katanya nanti bisa ditanam lagi," ucap Ayu.

Dalam hal ini, petugas dinas kebersihan dan tanaman bernama Endoy sangat menyayangkan pernyataan Anies itu. Sebab, untuk menyuburkan kembali rumput yang diinjak membutuhkan waktu lebih kurang tiga bulan.

"Kalau cuaca kaya gini (panas) butuh tiga bulan, itu juga harus disiram air terus pak," kata Endoy.
Menurut Endoy, ia meminta Anies agar tak menyalahkan petugas apabila nantinya Monas tak sedap dipandang akibat tanamannya rusak.

"Ya kalau begitu jangan salahin kita pak, kan ini lama tumbuhnya, mana panas pinggang pegel kaki pak. Kalau beli tanaman dari luar tinggal taruh doang cepet, nah ini kan dari gundul dulu kita tanemnya," jelasnya.

Seperti diberitakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak mempermasalahkan rumput di kawasan Monas rusak akibat terinjak-injak warga. Menurutnya, rumput yang rusak tersebut bisa diperbaiki kembali.

"Kita tanamin lagi, cepet (tumbuh) kok kalau rumput. Kita tempatkan jangan sebagai garden (kebun), tapi sebagai park (taman). Kalau garden itu enggak boleh kena (injak), kalau park itu tempat bermain, tempat orang berkegiatan, itu namanya park," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (1/1/2018). [rzk] 


loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...