Loading...

Kamis, 01 Februari 2018

loading...

waoOW Jlebszt!! Ternyata Bukan Prabowo, Menurut PDIP Ini yang Jadi Lawan Terberat Jokowi di Pilpres 2019

    Kamis, Februari 01, 2018   No comments


JAKARTA, SriwijayaAktual.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan bahwa dalam waktu dekat, Gerindra akan mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai capres pada Pemilu 2019.

Menurut Fadli, Prabowo telah siap menjadi calon presiden dan menggantikan posisi Presiden RI yang kini di duduki Joko Widodo (Jokowi).

“Pak Prabowo semakin lama semakin siap, ya, untuk menjadi calon presiden,” ujar Fadli, seperti dilansir kompas.com.

Fadli juga menyebut bahwa di era kepresidenan Jokowi, kesejahteraan masyarakat malah makin menurun, kehidupan pun makin sulit. Selain itu, pemerintah di era Jokowi juga dianggap gagal menjalakan program swasembada pangan.

“Cukup satu periodelah, sudah capek. Makin susah, jadi saya apa yang dilakukan di satu periode ini saja banyak menimbulkan kesulitan di berbagai sektor,” tuturnya.

Terkait pernyataan ini, Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira mengatakan bahwa pernyataan Fadli mengenai kegagalan Jokowi tak berdasar. Menurut Andreas, meski banyak yang harus diperbaiki, secara keseluruhan kinerja Jokowi telah memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia.

Salah satunya adalah pembangunan infrastruktur di sejumlah daerah di Indonesia dan pengendalian harga kebutuhan pokok.

“Saya melihat pendapat Pak Fadli Zon tidak mempunyai dasar argumentasi obyektif. Subyektivitas Pak Fadli sebagai bagian dari partai di luar pemerintahan lebih dominan ketimbang secara obyektif menilai kinerja pemerintahan Jokowi tiga tahun terakhir ini,” tutur Andreas, Rabu (31/1/2018).

Selain melalui pembangunan dan harga bahan pokok, kinerja Jokowi juga dapat dibuktikan dengan hasil survei elektabilitas yang terus meningkat dan melampaui kandidat capres lainnya. Bahkan, selalu di atas 40 persen.

“Sehingga ‘lawan’ terberat yang kemungkinan dihadapi Jokowi ke depan opini negatif yang cenderung imajinatif serta kampanye hitam untuk men-down grade tingkat kesukaan dan tingkat keterpilihannya pada Pilpres 2019 yang akan datang,” lanjut Andreas. [sk] 

loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
loading...