Loading...

Kamis, 01 Maret 2018

loading...

MENGGEMPARKAN!! Pohon Berambut Seperti Manusia di Kuburan, Lihat Juga ini Videonya...

    Kamis, Maret 01, 2018   No comments

Loading...


JAKARTA, SriwijayaAktual.comWarga di sekitar Pemakaman Parung Tengah RT 003 RW 003 Duren Mekar, Bojongsari, Depok, Jabar, Januari 2018 kemarin, digegerkan dengan pohon yang ditumbuhi rambut serupa rambut manusia di pemakaman tersebut. Pohon itu ditumbuhi rambut yang panjangnya rata-rata 3 sentimeter. Rohidi, seorang penjaga makam, mengatakan bahwa dari semua pohon yang ada di area pemakaman, hanya pohon setinggi lebih kurang 3 meter itu yang ditumbuhi rambut.
Rambut serupa tidak ditemukan pada pohon jenis yang sama di area pemakaman itu. Warga menyebut pohon ini dengan nama pohon gerowak. "Sudah dari Lebaran tahun lalu, ini tadinya sedikit, cuma lama-lama jadi banyak," kata Rohidi kepada Kompas.com, Selasa (27/2/2018).
Rohidi yang mengaku sudah 26 tahun menjaga area pemakaman tersebut mengatakan, baru kali ini ia melihat pohon ditumbuhi rambut.  Menurut dia, sejak informasi pohon yang ditumbuhi rambut ini menyebar, pemakaman yang biasanya sepi pengunjung menjadi lebih ramai. Mereka datang untuk mengambil gambar atau mengambil rambut pohon itu. "Dari mana-mana datang, foto-foto, ada yang ngambilin juga rambutnya, enggak tahu buat apa," ujar Rohidi.
Saat Kompas.com mencoba memegang pohon tersebut, rambut yang menempel di pohon itu terasa halus di tangan. Namun, ada juga helai rambut yang seperti rambut sapu ijuk. Area pemakaman itu pun cukup jauh dari permukiman warga. Selain itu, pohon tersebut berada di tengah-tengah area pemakaman. "Ini namanya pohon gerowak, orang nyebutnya begitu. Pohon ini sudah ada dari sebelum saya jaga makam ini," ucapnya.
Lihat Videonya Dibawah ini:
Rohidi menyampaikan, di bawah pohon yang ditumbuhi rambut tersebut terdapat makam. Namun, Rohidi mengaku tidak mengetahui identitas pemilik makam itu. "Ada di dalamnya, cuma enggak tahu siapa, enggak pernah ada yang jenguk juga," kata Rohidi sambil memegang pohon itu. 
#Penjelasan Secara Ilmiah. 
Beberapa waktu yang lalu, sempat heboh berita mengenai pohon berambut yang tumbuh di sebuah pemakaman umum di Duren Mekar, Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat.
Tumbuhnya rambut-rambut tersebut terbilang aneh sehingga media kumparan pun mendatangi lokasi kuburan itu untuk memeriksa kebenaran mengenai rambut yang tumbuh di pohon tersebut.
Pohon Berambut di Kelurahan Duren Mekar
Ditemani oleh ketua RT setempat, Sumardi, kumparan melihat sendiri pohon tersebut pada Minggu (7/1/2018) siang. Pohon berambut itu tumbuh tepat di tengah-tengah area pemakaman.
“Kalau orang sini menyebutnya gerowok,” kata Sumardi mengenai nama pohon itu.
“Banyak yang kemari dari jauh untuk melihat,” imbuhnya.
Yang menambah keanehan pohon ini adalah ia bukanlah satu-satunya pohon gerowok yang tumbuh di area pemakaman, tapi jadi satu-satunya pohon yang ditumbuhi rambut-rambut kasar seperti serabut ijuk.
Munculnya rambut-rambut kasar ini, cerita mistis seputar rambut di pohon itu kemudian beredar di masyarakat. Ada yang mengatakan, siapa pun yang mencabutnya akan didatangi makhluk gaib atau kesurupan.
Untuk mengetahui sebenarnya pohon apa ini dan mengapa ada rambut-rambut yang tumbuh di batangnya, kami menghubungi Peneliti Utama Bidang Taksonomi dari Pusat Penelitian Biologi LIPI, Tutie Djarwaningsih.
“(Nama pohon ini) Microcos tomentosa J.E. Smith dari famili Tiliaceae,” kata Tutie ketika memberikan konfirmasi mengenai pohon apa ini. Dalam bahasa lokal, pohon ini disebut jeluak.
​Tutie Djarwaningsih 

Menurut Tutie, peristiwa ini memang unik karena rambut-rambut seperti yang ada di batang pohon ini seharusnya tidak ada.
“Kalau bulu-bulu ada di bawah daun. Tapi kalau di batang seharusnya tidak ada.”
Namun bukan berarti rambut yang tumbuh di pohon tersebut adalah rambut makhluk gaib. Dibantu oleh peneliti jamur LIPI, Atik Retnowati, rambut-rambut di pohon itu akhirnya diidentifikasi sebagai rhizomorph.
“(Rambut-rambut tersebut) bukan jamur, tapi rambut-rambut itu biasanya ditumbuhi jamur,” kata Atik.

Rhizomorph adalah hifa dari jamur yang berkumpul hingga membentuk seperti tali-tali yang tumbuh di pohon berambut.
"Rhizomorph ini bukan organisme. Jadi, menurut saya, rhizomorph tidak mempunyi fungsi ekologi. Rhizomorph tumbuh untuk membantu jamur yang tumbuh di sekitarnya," kata Atik menambahkan.
Pohon yang mulai ditumbuhi rhizomorph menandakan bahwa pohon tersebut ditumbuhi jamur dan menderita penyakit. Tidak semua pohon yang tumbuh menderita penyakit yang sama. Karena itu, meski banyak pohon serupa yang tumbuh di sekitar pemakaman, hanya satu pohon saja yang memiliki rambut. [***]
"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...