Loading...

Kamis, 29 Maret 2018

loading...

Ratusan Pelajar dan Unsur Element Masyarakat Kab.PALI Antusias Hadiri Seminar Awas! Bahaya Peredaran Narkoba dan Pernyalahgunaan Senpi Ilegal

    Kamis, Maret 29, 2018   No comments

Loading...

PALI-SUMSEL, SriwijayaAktual.com - Komite Nasional Pemuda Indonesia/KNPI Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Kab.PALI), menyelenggarakan seminar dengan Tema: "Peran Pemuda Terhadap Bahaya Peredaran Narkoba dan Kepemiliikan, Pernyalahgunaan Senjata Api (Senpi) Ilegal di Kab.PALI. di Gedung Serba Guna PALI, Kamis (29/3/2018).

Seminar dibuka secara resmi oleh Kadispora Kab. PALI  Drs. Darmawi,    dengan pembicara:  Ade Candra Oktavian (Kasi Perdatun Kejari Kab. PALI), Kapten Inf. Mulyadi (Danramil Talang Ubi Kab. PALI), Beni Setiawan (Ketua KNPI Kab. PALI), Bripka Mujito (Bimas Polsek Talang Ubi), dihadiri: Thomas (Ketua Himpunan Pengusaha PALI Indonesia/HIPPI Kab.PALI) dan diIikuti ratusan orang peserta dari pelajar, mahasiswa, OKP, Ormas, KNPI dan Karang Taruna Kab. PALI.

Dalam membuka seminar, Kadispora Kab.PALI  Drs. Darmawi  mengatakan, bahwa  seminar yang dilakukan KNPI Kab.PALI ini terkait peran pemuda terhadap bahaya peredaran narkoba dan kepemiliikan, pernyalahgunaan Senpi Ilegal di Kab. PALI dinilai sangat positif, apalagi hal ini dilakukan oleh pemuda –pemuda yang tergabung dalam KNPI.

"Selama ini Kab. PALI yang sering di cap sebagi daerah rawan kriminal dan tingginya angka peredaran narkoba, diharapkan kedepan hal ini harus dihilangkan dengan intens melakukan kegiatan dan sosialisasi bahaya narkoba dan bahaya pengunaan Senpi illegal."Tandasnya.

Sementara itu, Ade Candra Oktavian, sebagai pembicara seminar, menyampaikan tentang penegakan hukum bagi pecandu narkoba dan penyalahgunaan narkotika.

"Peredaran narkoba selama ini di Kab. PALI sudah sangat meresahkan terumata  untuk kalangan pemuda, untuk itu perlunya sosialisasi secara intens dari semua pihak kepada pemuda harapan bangsa, agar bersama-sama memerangi narkoba dengan menjahui dan melaporkan kepada petugas jika diketahui ada terjadi transaksi narkoba bukan hanya didiamkan tetapi dilaporkan..

Lanjutnya ade, peredaran narkoba di Kab. PALI juga diiringi dengan pengunaan Senpi illegal sehingga hal ini semakin meresahkan masyarakat, karena jika ada terjadi kriminal diawali oleh pengunaan narkoba sehingga saat melakukan kejahatan selalu mengunakan Senpi.

"Korban pecandu narkoba diberikan hak rehabilitasi, namun hal ini masih banyak kurang dipahami oleh masyarakat, karena kurangnya keluarga melaporkan anggota keluarganya yang pencandu narkoba, selama ini jika telah ditangkap baru mengajukan diri untuk dilakukan rehabilitasi."Jelasnnya Ade. 

Selain itu, Danramil Talang Ubi, Kapten Inf. Mulyadi menyampaikan dengan tentang penyalahgunaan Senpi illegal.

"Selama ini banyak orang hanya memahami tentang Senpi,  namun tidak mengetahui fungsi yang sebenarnya. Fungsi Senpi yang untuk membunuh dan melumpuhkan.

Selama ini masyarakat Kab. PALI banyak menyimpang Senpi illegal dengan alasan untuk melindungi diri dan menjaga kebun, namun hal ini tidak benerkan, jika Senpi disalahgunakan akan rawan terjadi kriminal.

"Menghimbau kepada masyarakat yang memiliki Senpi ilegal yang untuk menyerahkan ke pihak Polisi atau TNI, karena jika diketahui memiliki dan menyimpan maka akan ditangkap untuk di proses secara hukum."Tandasnya Kapten Inf. Mulyadi.       

Sementara itu, Bripka Mujito,  menyampaikan tentang pencegahan pengunaan peredaran narkoba dan penyalahgunaan Senpi illegal.

"Pengunaan narkoba sangat barbahaya untuk generasi mudah karena dapat merusak organ otak,  syaraf,  serta dapat merusak fisik dan mental bagi penguna narkoba.
Lanjutnya Bripka Mujito, bahwa faktor penyebab pengunaan narkoba karena faktor keluarga, lingkungan dan ada ketersediaan barang yang ada.

"Selama ini banyak penguna narkoba juga memiliki Senpi illegal, namun hal ini karena rasa takut yang berlebihan sehingga setiap melakukan tindakan selalu mengunakan Senpi."Katanya.

Selain itu, tingkat kejahatan kriminal banyak dilakukan oleh masyarakat yang selalu memiliki alasan karena faktor ekonomi, sehinga karena tidak ada keahlian mereka hanya bisa melakukan kejahatan sehinga berakibat merugikan pihak lain.

"Perlunya pemerintah memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan intens membuka lapangan kerja sehingga hal ini dapat menurunkan angka kejahatan di suatu wilayah.

Polsek Talang Ubi rutin melakukan koordinasi dengan tokoh agama, masyarakat dan pemuda agar menjahui kejahatan kriminal, dan lebih melakukan hal-hal yang positif untuk masyarakat."Tutupnya.

Sementara itu, Ketua KNPI Kab. PALI,  Beni Setiawan sebagai pembicara  menyampaikan bagaimana seharusnya  peran pemuda sebagai generasi penerus bangsa.

"Pemuda harus memiliki keahlian yang baik dan kemampuan bersaing dengan pemuda lain  hal ini sebagai motivasi agar kedepan pemuda dapat memberikan manfaat buat bangsa, agama dan keluarga."Ujarnya.

KNPI Kab. PALI akan intens melakukan melakukan seminar, diskusi dan kegiatan lainnya agar KNPI memiliki peran baik, dan diharapkan pemuda menjauhi yang namanya narkoba dan  penyalahgunaan Senpi , karena hal ini sama-sama akan merugikan diri sendiri.

Meminta semua pihak agar lebih bersinergi dalam melakukan pencegahan narkoba kepada pemuda dan melakukan pelarangan kepemilikan atau menyimpang Senpi illegal di Kab. PALI."Tandasnya Beni. (Jired).

"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...