Loading...

Selasa, 20 Maret 2018

loading...

Susilo Bambang Yudhoyono Diperiksa Penyidik Bareskrim Polri

    Selasa, Maret 20, 2018   No comments

Loading...
SBY [dok/net]

JAKARTA, SriwijayaAktual.com - Penyidik Bareskrim Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai pelapor kasus pencemaran nama baik yang dilakukan pengacara terdakwa kasus korupsi e-KTP Setya Novanto, Firman Wijaya. Pemeriksaan Presiden keenam Indonesia ini dilakukan di kediamannya daerah Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Sekretaris Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, MM Ardy Mbalembout mengatakan, penyidik Bareskrim Polri langsung mendatangi kediaman SBY sebelum diadakannya Rapimnas Partai Demokrat digelar.

Rapimnas Partai Demokrat diselenggarakan di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat pada Sabtu hingga Minggu tanggal 10 hingga 11 Maret 2018.

“Sudah (SBY diperiksa) dua minggu lalu sebelum Rapimnas. Langsung ke rumah ya, penyidik langsung datang ke rumah di Mega Kuningan,” kata Ardy di Bareskrim Polri, Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, (20/3/2018).

Dalam pemeriksaan tersebut, kata Ardy, SBY dimintai keterangan selama kurang lebih tiga jam oleh penyidik dengan 15 pertanyaan. Selama tiga jam itu, SBY mengungkapkan perasaan dizalimi dan fitnah atas tudingan Firman Wijaya.

“Kalau yang saya lihat itu ada sekitar lebih dari 15 butir (pertanyaan). Pertanyaannya normatif saja. Apa yang dia alami. Intinya yang Beliau alami hari ini kan Beliau merasa dizalimi. Keluarga merasa nama baiknya tercemarkan dan Beliau mengatakan apa yang dituduhkan semua adalah fitnah. Intinya itu, Beliau menegakkan kebenaran dan keadilan,” ujar Ardy.

Sebelumnya, Firman Wijaya dilaporkan SBY karena dianggap memberi keterangan yang tidak sesuai di Pengadilan Tipikor. Kepada awak media, Firman menyatakan Mirwan Amir menyebut nama tokoh besar yang mengintervensi kasus e-KTP.

Nama tokoh besar itu dianggap sebagai SBY yang saat itu menjabat sebagai Presiden dan juga akan bertarung dalam Pilres 2009-2014.

Atas pernyataan itu, Firman dilaporkan telah melakukan tindak pidana fitnah, mencemarkan nama baik SBY di depan publik baik melalui media elektronik maupun media online sebagaimana dimaksud dalam Pasal 310 ayat 1 jo Pasal 311 KUHP Pasal 27 ayat 3 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. (ak/viva)
"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...