Loading...

Jumat, 20 April 2018

loading...

Dengar Suara Adzan, Pria Malaysia ini Terkejut saat Tahu Sumber Suaranya, Bukan dari Masjid, Tapi Dari....

    Jumat, April 20, 2018   No comments

Loading...

SriwijayaAktual.com - Pria yang berasal dari Malaysia ini terkejut mendengar suara azan sudah terdengar tapi belum pada waktunya solat.
Saat itu dia berada di Broadbeach, Queensland, Australia.
Betapa terkejutnya dia ketika mengetahui sumber suara azan itu.
Suara azan itu tidak berasal dari masjid atau seorang yang muazin sekalipun.
Kejadian ini dialami oleh Akbar Saharie, seorang presenter olahraga dari Astro Arena.
Sebagaimana melansir dari Worldofbuzz.com (19/4/2018) Akbar Saharie, seorang presenter olahraga dari Astro Arena memposting sebuah video yang cukup mengejutkan di Instagram.
Video itu awalnya terdengar suara Azan.
Namun ini bukanlah panggilan solat untuk orang Islam.
Saat itu ketika sedang Akbar Saharie dalam perjalanan untuk bekerja pada tanggal 10 April.
Awalnya, dia sangat terkejut mendengar suara yang dikenalnya.
Tetapi kemudian dia menyadari bahwa belum waktunya untuk sholat.
Ketika dia menemukan sumber musik, betapa terkejutnya suara azan itu benar-benar digunakan sebagai intro untuk tarian.
Lebih parahnya tarian itu dianggap tidak senonoh.
Tarian itu menampilkan lima pria setengah telanjang di panggung.
Dalam keterangannya, Akbar Saharie yang marah mengatakan:
"Awalnya saya kagum ketika pertama kali mendengar azan di speaker di panggung di tengah-tengah kota kecil Broadbeach."
"Tapi itu aneh karena waktu masih pagi dan bukan pada zaman Zohor."
"Rupanya itu adalah musik / intro dari pembukaan 5 pertunjukan penari setengah laki-laki di atas panggung."
"Saya sangat marah dan jengkel oleh pemerintah lokal untuk membiarkan seniman mereka menghina agama Islam"
Akbar Saharie menambahkan “Saya sedang dalam perjalanan untuk bekerja ke IBC ketika saya mendengar panggilan Muslim untuk sholat alias Azan.
Saya pikir itu adalah panggilan asli tetapi terkejut dan jijik untuk menemukan bahwa itu digunakan sebagai 'musik' intro untuk sekelompok pemain amatir setengah tanpa busana.
Akbar Saharie menambahkan, "Bingung tentang bagaimana ini disetujui atau diabaikan, terutama ketika itu berada di salah satu tahap Festival 2018 dalam hubungannya dengan Commonwealth Games yang sedang berlangsung."
"Permainan yang disebarkan selalu tentang persatuan dan ini jelas menghina."
"Azan bukan lagu pendukung untuk hiburan yang terobsesi sendiri."
"Ini memainkan bagian penting dalam lebih dari 1,5 miliar orang di seluruh dunia. ”
Akbar mengatakan dia merasa terhina karena merasa itu tidak menghormati umat Islam.
Netizen lain yang melihat posnya setuju bahwa itu adalah langkah buruk untuk menggunakan Azan untuk tarian seperti itu.
Namun, ada juga beberapa orang lain yang mencoba menjadi pembawa damai dan mengatakan bahwa itu mungkin merupakan kesalahan asli karena para musisi mungkin tidak menyadari konotasi religius yang dimilikinya.
Sejauh ini video Akbar Saharie ini telah dilihat lebih dari 160 ribu tayangan.
Sudah ada lebih dari 7 ribu like dan 500 komentar di sana.
Lihat videonya berikut ini:
"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...