SriwijayaAktual.com - JIKA Anda berpikir bahwa dildo adalah barang yang cukup "seksi" untuk dimiliki, apakah boleh kemudian seorang perempuan yang masih perawan memilikinya?

Sex education sekarang ini semakin terbuka. Ini juga bertujuan agar setiap individu manusia mengetahui siapa dirinya sendiri secara seksual dan mengetahui hal mengenai organ intim yang lebih jauh. Itu semua demi kekayaan informasi dan membuat seseorang tahu bagaimana bersikap di kemudian hari.

Nah, kembali ke masalah dildo, pada sebagian orang, Mr P palsu tersebut dianggap sebagai alat "bercanda" yang dimiliki seorang perempuan untuk melakukan masturbasi atau ketika gairah perempuan memuncak namun belum memiliki pasangan. Dildo juga biasanya harus dimiliki pasangan lesbian untuk bisa memberikan permainan berbeda saat di ranjang.

Dildo juga biasanya dimiliki oleh perempuan yang sudah lanjut usia di mana mungkin sudah tidak memiliki suami, karena perceraian atau kematian. Dildo dimanfaatkan untuk tetap menstimulasi Miss V.

Lalu, jika sudah tahu kegunaan dan siapa saja yang biasanya memiliki, apakah boleh perempuan yang masih perawan memiliki dildo?

Dilansir dari DailyMail, Jumat (27/4/2018), seorang ahli hubungan mengatakan itu 'ide fantastis' bagi orangtua untuk memberikan dildo pada anak gadis remajanya sehingga mereka dapat 'menjelajahi seksualitas'.

Penulis Annabelle Knight mengatakan tidak ada diskusi yang cukup seputar seksualitas perempuan dan berpendapat bahwa penting bagi remaja perempuan untuk mencari tahu apa yang mereka nikmati di kamar tidur.

Berbicara di ITV's This Morning, Annabelle menyarankan bahwa, dildo dapat mempersiapkan remaja untuk hubungan karena banyak pasangan menggunakan mainan sebagai bagian dari kehidupan seks mereka.

Tetapi beberapa pemirsa tercengang oleh perdebatan itu. Beberapa dari netizen mencuitkan komentarnya bahwa 'dunia sudah gila' dan bersikeras bahwa itu terlalu dini untuk diskusi tentang mainan seks dan masturbasi.

Debat terbuka yang disiarkan di salah satu saluran tv itu memperdebatkan pertanyaan apakah orang tua harus membeli mainan seks remaja mereka.

Kata Annabelle, masturbasi itu normal dan menurutnya, langkah itu akan mendorong sikap yang sehat dan terbuka terhadap seks pada wanita muda.

"Saya pikir itu ide yang fantastis, sebagai masyarakat kami ingin mempromosikan pendekatan seksual yang sehat dan bahagia untuk pria dan wanita muda," katanya.

“Saya pikir apa yang kita miliki dalam masyarakat saat ini adalah ketidakmampuan untuk mendiskusikan aspek wanita dari kesenangan, kita berbicara tentang sisi laki-laki saja. Kami mengizinkan wanita untuk melakukan hubungan seks di usia 16 tahun tetapi kami mengatakan mereka seharusnya tidak melakukan masturbasi di usia 16 tahun," terang Annabelle.

Berita Terkait: 9 Hal Seputar Seks yang Wanita Wajib Tahu

Dia menyebutkan bahwa dildo adalah sesuatu yang fun dan itu merupakan cara sehat mengeksplorasi seksualitas!

Annabelle menambahkan, mainan seks adalah bagian dari hubungan yang bahagia dan sehat. Anda tidak harus memilikinya tetapi banyak pasangan yang ada sekarang, menggunakan alat ini untuk fungsi foreplay yang bervariasi. (*)