Loading...

Kamis, 30 Agustus 2018

loading...

Peta Kekuatan #2019GantiPresiden Sudah di Tangan BIN, "Tinggal Action, Selesai!"

    Kamis, Agustus 30, 2018   No comments

Loading...
Foto/Istimewa

JAKARTA, SriwijayaAktual.com - Kericuhan dan penolakan terhadap gerakan #2019GantiPresiden di sejumlah daerah di seluruh Indonesia, bakal merembet ke daerah-daerah lainnya.
Demikian hasil pembacaan peta potensi yang dimiliki Badan Intelijen Negara (BIN).
Dalam pemetaan tersebut, lembaga pimpinan Budi Gunawan itu juga sudah menggenggam kekuatan dan dukung gerakan tersebut berdasarkan wilayah.
“Potensi tentu ada karena ada kelompok yang geram, jengkel,” terang Juru Bicara BIN Wawan Hari Purwanto dalam konferensi pers di kawasan Jakarta Selatan, Senin malam (27/8/2018).
Kendati berpotensi melahirkan gesekan dan konflik fisik di akar rumput, Wawan menegaskan bukan berarti kegiatan tersebut dilarang.
Ia menekankan, selama memang tidak ada potensi konflik, BIN pun tak mempermasalahkannya.
Bahkan, deklarasi #2019GantiPresiden juga bisa dilaksanakan.
“Kami kan masuk ke banyak lini, Kalau wilayah itu tidak ada yang geram silakan saja,” jelasnya.
Akan tetapi, BIN juga berkewajiban untuk mencegah terganggunya kamtibmas.
“Tapi ada yang geram terus menimpuki terjadi korban, BIN juga yang disalahkan,” tegas dia.
Terkait kejadian di Pekanbaru dan Surabaya, Wawan blak-blakkan bahwa potensi serupa sangat mungkin terjadi jelang Pilpres 2019.
Juru Bicara BIN Wawan Hari Purwanto. Foto JPG

Menurutnya, kegiatan yang menui pro-kontra, maka secara otomatis akan menimbulkan potensi konflik.
“Kalau potensi pasti ada dan kami juga berkaca pada 2014, kita seolah-olah terbelah menjadi dua dan itu rawan kalau ada provokasi-provokasi,” ucap dia.
Karenanya, menurut Wawan, BIN akan tetap melaksanakan patroli cyber untuk menyisir ada tidaknya provokasi di media sosial.
Bila potensi itu ditemukan, maka akan diingatkan.
BIN juga memetakan setiap wilayah berdasarkan besar kecilnya potensi rusuh jelang pilpres akibat deklarasi #2019GantiPresiden.
Kategorisasi kerawanan daerah digolongkan berdasar warna hijau, kuning, atau merah.
“Dari sinilah kami bisa menilai mana daerah hijau, mana daerah kuning, dan mana yang merah,” katanya.
“Daerah-daerah ini dilakukan pengamanan sesuai tingkat kerawanan,” tutupnya.  (jpg/ce1/JPC/pojoksatu)


"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...