Loading...

Jumat, 03 Agustus 2018

loading...

'Presiden Jokowi Sebut Prabowo Subianto Tak Pantas Jadi Pemimpin Bangsa'?

    Jumat, Agustus 03, 2018   No comments

Loading...
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menaiki kuda di halaman Padepokan Garuda Yaksa, kediaman Prabowo di Bojongkoneng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10/2016) siang. [dok]

"SALING sindir dan kritik antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto beberapa kali terjadi".

JAKARTA, SriwijayaAktual.com - Presiden Jokowi sekitar 3 bulan lalu menyampaikan secara tak langsung bahwa pemimpin harus bisa membangun optimisme bukan malah membangun sikap pesimis.

Presiden Jokowi mengungkapkan itu di acara Konvensi Nasional Galang Kemajuan di Bogor, Jawa Barat, pada 7 April 2018 lalu. 
Pidato Presiden Jokowi di acara tersebut sudah berkali-kali ditayangkan oleh berbagai akun youtube.
Salah satunya oleh Suseno CHANNEL dengan judul 'BERKOBAR-KOBAR' Kena Semua, Pidato Presiden Jokowi Melibas Segala Tantanan yang Dihadapi'.
Di bawah ini adalah transkrip lengkap pidato Presiden Jokowi saat menyebut secara tak langsung kriteria pemimpin untuk menjadi pemimpin bangsa : 
Saya ingin menyampaikan pada kesempatan yang baik ini bahwa negara kita Indonesia akan menjadi sebuah negara besar, akan menjadi sebuah negara kuat ekonominya.
Memang melalui ujian-ujian, tidak mungkin instan. Melalui ujian-ujian, melalui cobaan-cobaan, mampu menghadapi tantangan, mampu menghadapi rintangan-rintangan. 
Ngga mungkin enak-enak langsung jadi negara besar, negara kuat, nggak ada rumusnya seperti itu.
Jangan kita ingin terbiasa senengnya instan. Nggak ada. Lupakan itu. Nggak mungkin kita tahu-tahu meloncat jadi negara besar, pasti melalui tahapan-tahapan yang panjang dan cobaan-cobaan yang tidak ringan, melalui ujian-ujian yang tidak ringan. Menghadapi tantangan-tantangan yang setiap hari harus kita hadapi,  kita carikan jalan keluar, menghadapi rintangan-rintangan yang harus kita carikan jalan keluar. Pasti seperti itu. Kita harus tahan uji, tahan banting, harus kerja keras, berusaha.
Jangan malah berbicara pesimis, 2030 bubar.Pemimpin itu harus memberikan optimisme pada rakyatnya. Pemimpin itu harus memberi semangat pada rakyatnya, meskipun tantangannya berat, meskipun tantangannya tidak gampang. 
Memang mungkin ada yang banyak berbicara sekarang kita pahit, memang mungkin sekarang kita susah. Susah nggak apa-apa. Tapi kita melihat bahwa ada titik yang sangat terang yang kita tuju. 
Simak pidato Presiden Jokowi selengkapnya : 
Sebelumnya, seperti diberitakan sejumlah media, Ketua Umum Partai Gerindra mengutip ada sebuah novel yang menyebutkan Indonesia terancam bubar pada tahun 2030 jika salah urus.
Pernyataan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto bahwa Indonesia akan bubar pada 2030 adalah fiksi.
"Itu kan fiksi," ujar Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta Kamis (22/3/2018) seperti dikutip Tribunnes.com.
Pernyataan Prabowo tersebut mengutip novel fiksi ilmiah 'Ghost Fleet: A Novel of the Next World War' karya PW Singer and August Cole, 2015.
Menurut Kalla ramalan tersebut bisa saja terjadi jika persatuan dan kesatuan Indonesia tak dijaga.
"Apabila kita tidak betul-betul menjaga persatuan bisa saja terjadi seperti di Balkan, di Rusia, Uni Soviet. Itu sering terjadi, perpecahan," ungkap Kalla.
Apalagi, kata dia, sudah banyak contoh di luar negeri terjadi perpecahan dan perang antar saudara dalam suatu negara.
"Karena hal itu (perpecahan) terjadi di banyak negara dan alhamdullilah kita enggak," terang dia.
"Karena itulah saya beri peringatan untuk tetap bersatu dan menjaga persatuan," tegas Kalla.
Diberitakan, Prabowo sebelumnya menyebut ada kajian-kajian yang dilakukan di negara lain bahwa Indonesia akan bubar pada 2030 mendatang.
Potongan video pidato Prabowo tersebut diunggah akun Facebook dan Twitter resmi Partai Gerindra dan menjadi viral di dunia maya.
"Saudara-saudara! Kita masih upacara, kita masih menyanyikan lagu kebangsaan, kita masih pakai lambang-lambang negara, gambar-gambar pendiri bangsa masih ada di sini. Tetapi, di negara lain mereka sudah bikin kajian-kajian, di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030," kata Prabowo dalam video tersebut.
Mitos Kuda Putih
Persaingan antara Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto tampaknya sudah benar-benar dimulai.
Prabowo Subianto juga sudah terus mempersiapkan diri.
Belum jauh dari ingatan kita ketika Prabowo Subianto mempersilakan Presiden Joko Widodo menunggangi kuda putihnya saat berkunjung ke kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10/2016).
Sikap itu merupakan rasa hormat Prabowo Subianto terhadap seorang Presiden.
Di berbagai mitologi, terutama mitologi Nordik, kuda putih selalu ditunggangi oleh seorang pemimpin. 
Bahkan ketika itu Prabowo Subianto memilih menunggangi kuda coklatnya. 

Tapi kini Prabowo Subianto berbalik. Dia memposting foto kuda putih yang dulu ditunggangi Jokowi dengan tanpa penunggang di akun instagramnya @prabowo, Minggu (29/7/2018).

Postingan kuda putih ini penuh makna terkait Pilpres 2019 apabila ditinjau berdasarkan mitologi Nordik dan mitologi Slavia.
Berdasarkan laman wikipedia, dalam mitologi Slavia, dewa perang dan kesuburan, Svantovit, memiliki seekor kuda putih jantan yang ditempatkan di kuilnya dan dijaga oleh para pendeta.
Svantovit hanya menunggangi kuda putih ini dalam pertempuran.
Makanya postingan foto kuda putih tanpa penunggang oleh akun instagram @prabowo amatlah bermakna. Akun @prabowo sudah terverifikasi sebagai milik Prabowo Subianto
Bila diterjemahkan memakai mitologi Slavia, ini bisa berarti Prabowo belum tahu siapa yang akan menunggangi kuda putih di medan perang. 
Sebab dalam mitologi Slavia, kuda putih ditunggangi Dewa Perang ketika memimpin peperangan. 
Dalam kacamata Indonesia, Pilpres 2019 adalah medan perangnya, dan penunggang kuda putih adalah Capresnya.
Ya, apabila diartikan dengan mitologi Slavia, maka Prabowo sebenarnya belum tahu siapa yang akan jadi Capres, apakah dia sendiri, atau orang lain. 
Intinya, Prabowo sedang menimbang apakah dia masih bisa menunggangi kuda putih itu lagi, atau harus orang lain.
Singkirkan Pemimpin
Sementara berdasarkan mitologi Nordik, apa yang dilakukan Prabowo bisa berarti mengenyahkan kepemimpinan yang ada saat ini
Berdasarkan laman wikipedia,  dalam mitologi Nordik, digambarkan Sleipnir adalah kuda putih berkaki enam anak dari Loki dan Svadilfari.
Penunggang Sleipnir adalah dewa Odin, pemimpin para dewa, dan Odin sering menunggangi Sleipnir untuk pergi ke Hel, alam arwah.
Dalam mitologi Nordik, Sleipnir disebut sebagai kuda terbaik yang pernah ada dan digambarkan berwarna abu-abu.
Sleipnir juga merupakan leluhur dari kuda abu-abu lainnya, yakni Grani, milik pahlawan Sigurd.
Mitologi Nordik merupakan salah satu mitologi yang percaya bahwa kuda putih selalu ditunggangi pemimpin.
Dan Prabowo kini telah memasang foto kuda putih di akun instagramnya. 
Pidato 2030 bubar
Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra, Prabowo Subianto Djojohadikusumo (66) menyebut ada beberapa kajian yang dilakukan di negara lain bahwa Indonesia akan bubar pada tahun 2030 mendatang.
Mantan suami Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto tersebut mengatakan demikian sebagaiamana termuat dalam sebuah pototngan video berdurasi 78 detik sebagaimana diunggah pada fanpage resmi Partai Gerindra pada Facebook.
Video yang diunggah sejak Senin (19/3/2018) tersebut kini menjadi viral.
Apa kata mantan calon Presiden RI tersebut dalam video?
Berikut transkrip lengkapnya.
"Saudara-saudara!"
"Kita masih upacara, kita masih menyanyikan lagu kebangsaan, kita masih pakai lambang-lambang negara."
"Gambar-gambar pendiri bangsa masih ada di sini, tetapi di negara lain mereka sudah bikin kajian-kajian, di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030."
"Bung, mereka ramalkan kita ini bubar."
"Elit kita ini merasa bahwa 80 persen tanah seluruh negara dikuasai 1 persen rakyat kita, nggak apa-apa."
"Bahwa hampir seluruh aset dikuasai 1 persen, nggak apa-apa."
"Bahwa sebagian besar kekayaan kita diambil ke luar negeri tidak tinggal di Indonesia, tidak apa-apa."
"Ini yang merusak bangsa kita, saudara-saudara sekalian."
"Semakin pintar, semakin tinggi kedudukan, semakin curang, semakin culas, semakin maling."
"Tidak enak kita bicara, tapi sudah tidak ada waktu untuk kita pura-pura lagi."
Demikian isi lengkap pidato Prabowo yang disampaikan secara lantang.
Lalu, video tersebut diberi keterangan, "Sudah berkali-kali Prabowo Subianto mengingatkan, bahwa negara ini kaya namun miskin karena para elit kita membiarkan para komprador menguasai sumber daya alam Indonesia."
"Bahwa mereka, para elit, seakan menutup mata dan telinganya ketika banyak rakyat Indonesia berteriak kelaparan, para ibu berteriak susahnya akses kesehatan yang layak, mahalnya pendidikan yang bermutu."
"Pantaskah mereka dipilih kembali? Pantaskah mereka kita biarkan terus menjarah hasil bumi nusantara?"
"Mari kita pertahankan momentum peperangan melawan koruptor dan komprador."
" adalah mereka yang mengambil apa yang sudah menjadi uang rakyat untuk perut sendiri."
"Komprador adalah mereka yang membantu menjarah, atau membiarkan penjarahan serta pengiriman kekayaan alam nusantara ke luar negeri" - Prabowo Subianto."
Pidato ayah dari desainer kondang, Ragowo Hediprasetyo tersebut diduga mengutip dari novel fiksi Amerika Serikat berjudul 'Ghost Fleet'. 
Sebelumnya, Prabowo mengatakan, novel ini ditulis 2 ahli strategi dari Amerika Serikat yang menggambarkan sebuah skenario perang antara China dan Amerika tahun 2030.
Nah, yang menarik dalam novel adalah adanya ramalah bahwa Indonesia akan bubar pada tahun 2030 atau 12 tahun lagi.
Prabowo mengatakan hal tersebut pada acara bedah buku berjudul 'Nasionalisme Sosialisme dan Pragmatisme Pemikiran Ekonomi Politik Soemitro Djojohadikusumo' di kampus Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, di Depok, Jawa Barat, 18 September 2017. [tribuntimur]

"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...