Loading...

Selasa, 28 Agustus 2018

loading...

woOW!! Videonya Kritik Pemerintahan Viral, Pak Kades ini Tantang; "Bupati, Gubernur Hingga Presiden RI Jokowi"

    Selasa, Agustus 28, 2018   No comments

Loading...


LOMBOK-NTB, SriwijayaAktual.com - Sahril, Kepala Desa Jeringo, Lombok Barat, beberapa waktu lalu memposting sebuah video di media sosial. Video unggahannya itu pun viral.
Diketahui, dalam video yang beredar Sahril menceritakan kondisi terparah di desanya akibat gempa yang terus-menerus mengguncang Lombok. Namun, ia merasa desanya luput dari perhatian.
Oleh karena itu, dalam videonya Sahril menantang bupati hingga presiden untuk secepatnya datang ke desanya. Menurutnya, warga desanya hanya diberi janji yang tak ditepati.
Saya menantang karena semua tidak pernah mendatangi padahal desa kami yang terparah, tidak pernah ditanyakan, sudah 3 menteri janji mau datang, tapi tidak pernah datang. Ini ada apa,” tegasnya dalam video, dikutip dari tribunnews.com, Sabtu (25/8/2018). 
Oleh karena itu, ia berani menantang Gubernur NTB TGB M Zainul Majdi hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dari mulai bupati, gubernur, bahkan kabinetnya bapak, saya selaku kepala desa Jeringo menantang bapak-bapak presiden, gubernur, dan kabinetnya semua untuk adu argumen, biar tahu bagaimana penderitaan masyarakat, saya siap bertanggung jawab atas pernyataan ini, kalau bapak keberatan,” lanjutnya.
Hingga akhirnya, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menanggapi video viral tersebut. Keduanya datang ke lokasi pengungsian di Desa Jeringo, Jumat (24/8/2018) kemarin.


Tito dan Hadi tiba di Desa Jeringo sekitar pukul 08.00 WITA dan mendengar keluh kesah yang disampaikan kepala desa.
Setelah itu, Panglima TNI langsung memerintahkan Satgas Penanganan Penanggulangan Darurat Bencana Gempa Lombok untuk mengirim alat berat ke Desa Jeringo.
“Segera membantu pembersihan puing kirim eskavator dan bantuan personel ke sini,” ujar Hadi.
Selain itu, Hadi juga meminta Satgas mendirikan tenda yang layak untuk warga Desa Jeringo. Sebab, setelah gempa banyak warga yang tinggal di sawah dengan tenda seadanya.
Sementara itu, Tito menegaskan bahwa setelah terjadi gempa dapa Minggu (29/7/2018) malam, jajaran TNI-Polri langsung medatangi Desa Jeringo untuk membantu evakuasi.
“Dari peristiwa gempa kemarin, bukan berarti Desa Jeringo itu tidak tersentuh, sudah. TNI-Polri dari awal sudah berikan bantuan,” kata Tito.
Sahril juga telah memberikan apresiasi atas bantuan dari TNI dan Polri yang masuk ke desanya.


"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...