Loading...

Selasa, 11 September 2018

loading...

HA'!! Bandingkan Panjang Jalan Tol Di Era Jokowi dan SBY, Grace Natalie Disebut Gak Punya Nalar

    Selasa, September 11, 2018   No comments

Loading...
Grace Natalie dan Ferdinan Hutahaean - kolase 

SriwijayaAktual.com - Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean 'semprot' ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie terkait panjang jalan tol yang dibangun di era kepresidenan sebelum dan saat masa Jokowi.
Ferdinand Hutahean bahkan menyebut Grace Natalie ini hanya mampu membandingkan angka-angka saja, tanpa mampu memikirkan yang mana kebutuhan dan yang mana skala prioritas.
Ferdinand Hutahaean juga merasa kasihan dengan Grace Natalie jika menggunakan nalar atau pemikiran seperti ini.
Ferdinand pun mengingatkan jangan sampai karena berdasarakan angka, penduduk Indonesia yang makin bertambah juga akan disebut sebagai prestasi oleh Grace Natalie.

Dalam akun Twitternya, terlebih dahulu Grace Natalie membandingan kinerja dan prestasi presiden-presiden terdahulu, dan Presiden Jokowi terkait pembangunan jalan tol.
Menurut data yang dihimpun PSI dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), ada perbandingan mencolok terkait panjang jalan tol yang berhasil dibangun Jokowi.
Dalam data tersebut, disebutkan bahwa era 1980 hingga 2014 jalan tol yang berhasil dibangun adalah 750 km.
Sementara di era kepresidenan Jokowi, jalan tol yang berhasil dibangun adalah sepanjang 398 tahun.
Yang justru terlihat mencolok dari data tersebut adalah periode tahun untuk berhasil membangun jalan tol tersebut.
Jalan tol sepanjang 750 km ini dibangun dalam waktu 34 tahun di zaman 5 presiden, yakni Soeharto, BJ Habibie, Gus Dur, Megawati dan SBY.
Sementara jalan tol sepanjang 398 km bisa berhasil dibangun hanya dalam kurun waktu 3 tahun saja di era Presiden Jokowi.
"Coba bandingkan panjang jalan yang berhasil pak Jokowi bangun selama 3 tahun ia bekerja versus 34 tahun pemerintahan sblmnya digabung sekaligus.
pakai data angka nih biar jelas #bukanHoax," tulis Grace Natalie di akun Twitternya @grace_nat, Minggu (9/9/2018).
Unggahan Grace Natalie ini pun langsung ditanggapi Ferdinand Hutahaean.
Ferdinand Hutahaean menyebut Grace Natalie ini hanya mampu membandingkan angka-angka saja, tanpa mampu membedakan yang mana kebutuhan dan yang mana skala prioritas.
"Seorang Grace Natalie hanya mampu membandingkan angka2 tp mampu menalar kebutuhan dan skala prioritas,"tulis Ferdinan Hutahaean, Senin (10/9/2018).
Lebih lanjut, Ferdinand Hutahaean juga menyindir Grace.

Menurutnya, kalau zaman presiden terdahulu sudah dibangun jalan tol, apakah Grace Natalie juga menikmati fasilitas tersebut.
Ia pun merasa kasihan kepada Grace Natalie jika masih menggunakan pemikiran seperti itu untuk jadi seorang pejabat.
"Kalau era dulu dibangun Tol, siapa yg pakai? kasihan nalar begini kalau jd pejabat," tulis Ferdinan lagi.
Ferdinand Hutahaean juga menyebut harapan semoga jika penduduk Indonesia semakin bertambah itu tidak diklaim sebagai prestasi jika hanya melihat berdasarkan angka.
"Semoga jumlah penduduk skrg yg sdh 263 jt lbh tdk diklaim sbg prestasi berdasar angka," tulis Ferdinan lagi.
Untuk menguatkan pendapatnya, Ferdinand Hutahean pun menyematkan salah satu artikel dari media onlien terkait pembangunan jalan biasa, bukan jalan tol di era kepresidenan SBY.
SBY berhasil membangun jalan tak berbayar (bukan jalan tol) sepanjang 4770 km.
Ia pun membedakan soal pembangunan jalan tol yang dibangun di masa kepemimpinan Jokowi dan presiden-presiden sebelumnya.
Menurut Ferdinand Hutahaean, justru harus berbangga jika seorang presiden berhasil menyediakan jalan akses yang bisa diakses semua golongan, artinya tak berbayar.
Dan itu merupakan kewajiban negara untuk menyediakan infrastruktur yg bs diakses semua golongan.
Jika membangun jalan berbayar atau jalan tol bahkan uangnya dari utang, menurut Ferdinand tak perlu bangga.
Pasalnya, kewajiban negara kepada rakyat sudah tidak jelas.
"Kewajiban negara adalah menyediakan infrastruktur yg bs diakses semua golongan. Jalan tak berbayar krn itu hak rakyat. SBY Bangun 4770 KM jalan.
Beda dgn skrg, bangun jalan berbayar dr utang ugal2an aja bangga. Tp kewajibannya kpd rakyat ga jelas..!!,"tandas Ferdinand Hutahaean. (*/tribunnbogor)

"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...