Loading...

Sabtu, 08 September 2018

loading...

Ini Nah! Pernyataan Sikap Garda Papua

    Sabtu, September 08, 2018   No comments

Loading...
Suasana aksi damai Gerakan Rakyat Demokratik Papua (Garda Papua) di Kota Jayapura - (Jubi/Hengky Yeimo).

JAYAPURA-PAPUA, SriwijayaAktual.com - Gerakan Rakyat Demokratik (Garda) Papua gagal menyampaikan pernyataan sikap mereka di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Papua, pada aksi yang digelar pada Senin ( 3/9/2018). Polisi sempat menangkap 14 pendemo dalam aksi itu. Mereka lantas membacakan pernyataan sikap di Expo Waena.

Yalmi Waro mengatakan, pihaknya mendorong isu sentral yakni, tutup Freeport, tolak militerisme di tanah Papua dan bangun Pasar Mama-mama di seluruh tanah Papua.
"Dan banyak pelanggaran hak Ekosob, HAM yang belum pernah terselesaikan harus diselesaikan dengan mekanisme internasional," tulisnya dalam rilis yang diterima media, Senin (3/8/2018).
Yalmi mengatakan, berangkat dari sketsa persoalan yang telah diuraikan di atas, maka Garda Papua, mendesak ke DPRP agar menyampaikan dan memerjuangkan tuntutan rakyat Papua kepada Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Pusat, secara khusus kepada Presiden Republik Indonesia, untuk segera menutup atau menghentikan aktivitas eksploitasi-eksplorasi Freeport atas bahan tambang di seluruh tanah Papua, khususnya di Mimika.
"Segera hentikan setiap aktivitas investasi ekstraktif dan perkebunan di tanah Papua yang jelas-jelas telah merugikan rakyat Papua, baik secara materil maupun non materil," katanya.
Lanjut Yalmi Waro, pihaknya mendesak DPRP agar menyampaikan dan memerjuangkan tuntutan rakyat Papua itu.
"Segera perhatikan dan majukan petani rakyat asli Papua, nelayan rakyat asli Papua dan kaum peramu Papua. Serta melindungi mereka dari serangan kapitalisme bertema investasi yang semakin nyata dan terus menghimpit perikehidupan mereka," katanya.
Yalmi mengatakan, mereka mendesak DPRP menyampaikan dan memerjuangkan tuntutan rakyat Papua kepada DPR RI, DPD RI, Menteri Pertahanan, Panglima TNI , Kapolri, dan secara khusus kepada Presiden Republik Indonesia untuk segera menghormati hak hidup manusia Papua.
"Kami minta mereka mengganti pendekatan atau kebijakan keamanan di tanah Papua yang pro- militerisme dengan pendekatan yang lebih menghormati supremasi sipil, nilai HAM dan demokrasi," katanya.
Lanjut Yalmi, DPRP menyampaikan wakil Rakyat di Pusat Menteri Pertahanan, Panglima TNI, Kapolri, dan secara khusus kepada Presiden Republik Indonesia untuk segera menghentikan dan mengurangi konsentrasi pasukan TNI- Polri di tanah Papua.
"Kami meminta agar menghentikan bisnis jasa keamanan, dan menghentikan program militerisasi sipil di tanah Papua," katanya.
Dikatakannya, Presiden Republik Indonesia untuk segera mendukung upaya masyarakat sipil dan korban pelanggaran HAM dalam mendorong pengungkapan fakta dan pengadilan HAM terhadap setiap kasus kekerasan negara yang terjadi di seluruh tanah Papua.
"Kami mendesak DPRP agar menyampaikan dan memperjuangkan tuntutan rakyat Papua kepada Pemerintah Provinsi Papua, Pemerintah Provinsi Papua Barat, dan pemerintah kabupaten/kota di seluruh tanah Papua untuk segera memajukan pedagang rakyat asli Papua di seluruh kabupaten/kota di tanah Papua. Dengan program yang harus segera dilakukan antara lain, membangun pasar khusus, memberikan modal, dan meningkatkan ketrampilan mereka," katanya.
Lanjut Yalmi mereka juga mendesak untuk melindungi pedagang rakyat asli Papua dari gurita kapitalisme-dagang yang makin merajalela di tanah Papua. "Lindungi dari praktek lintah darat, dan hal-hal yang berefek pada tidak berkembangnya aktifitas pedagang rakyat asli Papua atau yang akhirnya memarjinalkan mereka," kata Yalmi.
Mantan Ketua Garda Papua Napisem mengatakan, pihaknya mengutuk keras tindakan biadab aparat keamanan.
"Garda Papua sudah melakukan prosedur hukum untuk melakukan aksi namun dihadang ini membuktikan hukum ini sangat kolonial dan tidak berlaku bagi gerakan demokrasi di Papua. Saatnya gerakan pro demokrasi solid dalam barisan persatuan untuk melawan rezim militeristik ini," katanya. (*)

"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...