Loading...

Sabtu, 08 September 2018

loading...

PDIP; "Prabowo-Sandi Tertekan dan Menjual Ketakutan"

    Sabtu, September 08, 2018   No comments

Loading...
Hasto Kristiyanto [net]

JAKARTA, SriwijayaAktual.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai pernyataan politik duet Prabowo Subianto – Sandiaga S Uno soal pelemahan rupiah tak istimewa. Sebab, duet calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) dari koalisi Gerindra, PKS, PAN dan Partai Demokrat itu tidak menawarkan solusi, tapi justru menebar kekhawatiran.
“PDI Perjuangan heran melihat pernyataan Prabowo – Sandi yang yang mengkritisi kebijakan Pak Jokowi – JK (Joko Widodo – Jusuf Kalla, red) yang seolah tidak berpihak pada ekonomi kerakyatan dan menjual ketakutan sepertinya ekonomi Indonesia dalam situasi gawat,” ujar Hasto melalui siaran pers ke media, Jumat (7/9) malam.
Sekretaris Tim Kampanye Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin (TKN Jokowi – Ma’ruf) itu menambahkan, publik sebenarnya menunggu program Prabowo – Sandi. Alih-alih menyodorkan tawaran solusi, tutur Hasto, duet politikus Gerindra itu malah menyerang kebijakan Jokowi – JK tanpa data.
“Mereka seharusnya berbicara kebijakan alternatif yang ditawarkan, bukannya malah menyerang kebijakan Jokowi-JK. Jangan tutupi kegagalan membentuk tim kampanye dengan persoalan ekonomi,” tutur Hasto.
Menurut Hasto, seharusnya kubu Prabowo – Sandi secara kesatria mengakui kebijakan pemerintahan Jokowi – JK mengatasi gejolak rupiah sudah tepat. Bahkan, kebijakan pemerintah dalam menghadapi penguatan dolar Amerika Serikat (USD) jauh lebih baik ketimbang Turki dan Argentina.
“Bahkan sebagian besar ahli ekonomi sepakat bahwa Indonesia jauh dari krisis sebagaimana terjadi pada tahun 1998,” kata Hasto.
Kepercayaan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu menduga Prabowo dan Sandi senang ketika USD menguat. Sebab, kata Hasto, baik Prabowo ataupun Sandi memang pengusaha yang memiliki valas dalam jumlah banyak.
“Prabowo – Sandi sepertinya senang kalau Indonesia mengalami krisis? Apakah hal tersebut menggambarkan bahwa sikap mereka sebenarnya lebih senang kalau rupiah melemah karena mereka sebagai penimbun dolar?” tutur Hasto.
Politikus asal Yogyakarta itu juga punya dugaan lain soal Prabowo – Sandi mengkritik pemerintahan Jokowi – JK tanpa data. Dalam analisis Hasto, penampilan Prabowo – Sandi saat menyampaikan pernyataan politik yang disiarkan secara langsung di televisi justru menampakkan ketegangan.
“Sebab membentuk tim kampanye saja belum bisa, malah menyerang Pak Jokowi-JK. Saya justru kasihan melihat wajah mereka yang nampaknya tegang, penuh beban dan tertekan,” tegasnya.(jpg/ara/jpnn)

"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...