Loading...
Loading...

Minggu, 23 September 2018

loading...

Pernyataan Resmi Sikap Majelis Nasional KAHMI

    Minggu, September 23, 2018   No comments
iklan

Loading...
Prof. Dr. R. Siti Zuhro, MA
Prof. Dr. R. Siti Zuhro, MA (dok)

JAKARTA, SriwijayaAktual.com - PERNYATAAN SIKAP MAJELIS NASIONAL KAHMI

Nomor: 81/B/MNK/KAHMI/IX/2018


Sehubungan dengan aksi kekerasan yang dilakukan oleh Aparat Kepolisian dalam demonstrasi yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bengkulu pada Selasa 18 September 2018 di Sepang Gedung DPRD, Bengkulu, dan telah jatuh korban atas tindakan kekerasan yg dilakukan Aparat Kepolisian, dengan ini *Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI)* menyatakan pernyataan sikap sbb :
1). Demonstrasi adalah bagian dari ekspresi menyatakan pendapat yang keberadaanya dijamin dalam negara demokrasi. Jalannya menyampaikan pendapat tersebut harus dilindungi dan dijauhkan dari tindak kekerasan, tidak selayaknya Aparat Kepolisian melakukan kekerasan pada kegiatan tersebut.
2). Mengutuk keras cara Aparat Kepolisian menggunakan kekerasan dalam menangani demonstrasi yang dilakukan oleh HMI. Yang dilakukan Aparat Kepolisian diluar batas prosedur yang semestinya
3). Menuntut Kepolisian bertanggungjawab atas timbulnya korban dalam aksi kekerasan aparat tersebut
4). Meminta Kepolisian melakukan pengusutan dan penindakan atas aksi kekerasan yang dilakukan anggotanya
5). Meminta Kepolisian menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas aksi kekerasan tersebut dan tidak akan mengulanginya.
6). KAHMI memberikan perlindungan hukum kepada mahasiswa yang menjadi korban aksi kekerasan dalam demonstrasi tersebut
7). Menuntut institusi kepolisian sebagai alat negara, bukan alat kepentingan kekuasaan, korporasi, atau kelompok tertentu. Polisi adalah bersumber dan milik rakyat Indonesia. Oleh karena itu Polisi harus tetap memegang teguh Tri Brata dan Catur Prasetya dalam menjalankan tugas-tugas negara.
8). Mendesak agar Polri menjadi garda terdepan membangun supremasi hukum berdasar rule of law yang mengabdi kepada keadilan dan national interest, dan harus menghindarkan diri dari abuse of power dan praktik kolutif.
9). Mendesak Aparat Kepolisian agar bersikap profesional, disiplin, menjadi aparat negara yang bersih, serius mewujudkan clean goverment dan good governance.
10). Mendesak agar Aparat Kepolisian harus lebih meningkatkan fungsi public services kepada masyarakat agar tercipta rasa aman, nyaman, terlindungi, dan merasa diayomi. Kepolisian tidak boleh berjarak dari masyarakat, tetapi harus melebur dan menyatu dalam rangka menjalankan tugasnya.
Semoga Allah SWT, melindungi kita semua, Amin
Demikian Pernyataan Sikap ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

Billahi Taufiq Wal Hidayah wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh.
Jakarta, 19 September 2018 M
MAJLIS NASIONAL KAHMI
Prof. Dr. R. Siti Zuhro, MA
Koordinator Presidium
Sekretaris Jenderal.
Drs. Manimbang Kahariyay
[***]

"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :
Tidak ada komentar:
Write komentar

Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...