Loading...

Jumat, 07 September 2018

loading...

Sportifitas BEM; InsyaAllah Prabowo-Sandi Jadi Presiden RI 2019, Namun Jika Tidak.....

    Jumat, September 07, 2018   No comments

Loading...
INGIN GANTI PRESIDEN-Barisan Emak-emak Militan melakukan aksi unjuk rasa di Komisi Pemilihan Umum (KPU) beberapa waktu lalu. Foto: Dilianto/INDOPOS

JAKARTA, SriwijayaAktual.com - Kondisi perekonomian yang melanda Indonesia belakangan ini dikeluhkan sebagian orang. Di antaranya kelompok yang menamakan diri sebagai Barisan Emak-emak Militan (BEM). Bahkan Koordinator Nasional Barisan Emak-emak Militan (BEM)  Tri Erniyati menyatakan, satu-satunya solusi adalah ganti presiden.

"Dolar terus meroket, rupiah melemah,  harga sembako juga meroket. Tak ada mahasiswa, emak-emak pun siap turun ke jalan," ucap Tri Erniyati, Koordinator Nasional Barisan Emak-emak Militan (BEM)  dalam bincang-bincangnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (4/9/2018).
Tri mengklaim bersemangat ketika harus memperjuangkan nasib emak-emak Indonesia saat ini. Dia heran melihat pergerakan mahasiswa seperti mati suri, beda dengan aksi pada 1998. "Semoga saja gerakan emak-emak militan ini menjadi cambuk buat  mahasiswa agar ikut tergerak hatinya mengingatkan pemerintah agar mengeluarkan kebijakan yang lebih peduli kepada rakyatnya," tegas Tri.

Ia menjelaskan,  akibat kondisi perekonomian yang serbasulit ini,  emak- emak banyak yang harus ikut  banting tulang. "Kami bukan ingin persamaan hak dengan kaum bapak. Tapi kami harus terpaksa bekerja karena pemasukan para suami tidak mencukupi kebutuhan rumah tangga. Inilah sebuah risiko di saat semua harga kebutuhan pokok,  listrik, dan lain-lain, naik," ungkapnya. 
Keprihatinan emak-emak, masih klaim Tri, sudah meluas hingga 34 provinsi.  "Alhamdulillah jumlah kami sudah mencapai ribuan di seluruh Indonesia. Dalam waktu dekat kami akan mendeklarasikan sebagai BEM Nasional. Dan Ibu Rachmawati Soekarnoputri akan menjadi ikon Barisan Emak-emak Militan," ujarnya. 
Tri tidak memungkiri, gerakan ini dekat dengan sejumlah partai politik yang menjadi rival Joko Widodo pada Pilpres 2019.  "Karena harapan kami terhadap Jokowi sudah pupus,  Barisan Emak-emak Militan sudah bertekad bulat menolak Joko Widodo untuk dua periode. Dan berupaya memenangkan Prabowo Subianto -Sandiaga Uno," terangnya. 
Dia berharap,  dengan ganti  presiden dan wakil presiden, rakyat bisa lebih sejahtera pada periode berikutnya. "Intinya harapan kami saat ini ada kepada Prabowo-Sandi.  Namun,  jika nanti Prabowo-Sandiaga Uno berhasil memimpin negeri ini, dan ternyata  juga sama, tidak bisa menurunkan harga sembako,  listrik, kesehatan, dan pendidikan murah,  maka kami pastikan akan menuntut mereka mundur," tegasnya. Ditambahkan, saat pembentukan BEM Nasional nanti, pihaknya akan membuat Pakta Integritas dengan Prabowo-Sandi. 
Tak heran, gerakan ini terang-terangan mengaku siap memenangkan pasangan capres-cawapres yang diusung oleh Partai Gerindra,  PKS,  PAN, dan Demokrat.
"Dimulai dari suami dan anak-anaknya,  lalu ke lingkungan sekitar.  Seperti halnya melalui perkumpulan arisan atau majelis taklim. Intinya, kalau emak-emak sudah turun ke jalan,  apa saja bisa terjadi," ucap wanita berjilbab ini penuh semangat. 
BEM juga bersepakat akan turun sebagai relawan untuk memantau tempat pemungutan suara (TPS)  yang ada di lingkungannya masing-masing pada hari pencoblosan April 2019.  "Kami tidak ingin pemilu nanti dicurangi. Nanti para emak-emak juga akan dibekali pengetahuan bagaimana cara menjadi pemantau pemilu di lingkungan rumahnya," pungkasnya. (***) 


"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...