Loading...
Loading...

Senin, 01 Oktober 2018

loading...

MERINDING!! Video Amatir Satu Kampung Bergeser sebelum Hanyut Digulung Tsunami Palu

    Senin, Oktober 01, 2018   No comments
iklan

Loading...
Detik-detik bangunan satu kampung digulung tsunami

PALU-SULTENG, SriwijayaAktual.com - Gempa dan tsunami Palu Sulawesi Tengah menyebabkan ratusan orang meninggal dunia. Hingga Sabtu sore, 29 September 2018, jumlah korban jiwa sebanyak 384 jiwa.
Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah, mengingat masih ada korban yang dievakuasi di lokasi terdampak. Tim Reaksi Cepat BNPB masih sibuk melakukan evakuasi dan pendataan di lapangan.
Dahsyatnya tsunami Palu dan Donggala tergambar dalam video amatir yang viral di grup WhatsApp dan media sosial.
Salah satu video menunjukkan bangunan satu kampung perlahan-lahan bergeser, kemudian hanyut tersapu tsunami.
Awalnya, angin bertiup sangat kencang. Tak lama, tanah mulai retak-retak. Pepohonan tampak bergoyang, bergeser, dan tumbang.
Pergeseran tanah semakin cepat. Bahkan bangunan besar mulai ikut bergeser. Kondisi itu diperparah dengan datangnya air dari laut. Sejumlah bangunan pun terbawa arus hingga tenggelam.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, hingga Sabtu (29/9/2018) pukul 13.00 WIB, korban meninggal dunia akibat gempa dan tsunami yang menghantam Sulawesi Tengah mencapai 384 orang.
“Update terakhir pada pukul 13.00 WIB, keseluruhan di Palu baru ditemukan 384 orang meninggal Dunia,” kata Sutopo.
Untuk korban luka termasuk total korban meninggal dunia akibat gempa dan tsunami di Sulteng, masih dalam pendataan.
Gempa bumi tektonik yang berpusat di 26 km utara Donggala, Sulawesi Tengah disebabkan oleh aktivitas sesar Palu Koro. Guncangannya sangat keras dirasakan warga karena sesar itu berada di daratan.
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan, pihaknya masih menganalisis kapan terakhir kali terjadi gempa dengan kekuatan besar di lempengan itu.
Gempa tektonik yang berkekuatan magnitudo 7,4 dengan kedalaman 11 kilometer terjadi pada Jumat (28/9) pukul 17.02 lebih 44 detik WIB, atau 18.02 lebih 44 detik WITA. Gempa inilah yang menyebabkan longsoran bawah laut, sehingga terjadi tsunami.
Berikut video detik-detik bangunan satu kampung bergeser hingga hanyut tersapu tsunami: 

[one/ps]

"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :
Tidak ada komentar:
Write komentar

Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...