Loading...

Senin, 22 Oktober 2018

loading...

[VIDEO] KAUKRP Desak Walikota Palembang Tegas, "Permasalahan Ketenagakerjaan & Pelanggaran UU Lingkungan Hidup"

    Senin, Oktober 22, 2018   No comments

Loading...

PALEMBANG, SriwijayaAktual.com - Puluhan massa aksi yang tergabung dengan nama  Komite Aksi Untuk Kedaulatan Rakyat Palembang (KAUKRP) melakukan aksi unjuk rasa  di beberapa titik  dan finish di  Kantor Walikota Palembang, Senin (22/10/2018). 


"Pengunjukrasa mendesak Walikota Palembang menyelesaikan permasalahan hak ketenagakerjaan di perusahan di Kota Palembang,  menutup mall dan hotel yang melanggar UU lingkungan hidup. 

Tampak dalam  Pantauan Sriwijaya Aktual  aksi unjuk rasa KUAKRP melakukan aksi dimulai dari halaman PT Indomarco Prismatama atau Indogrosir, PT Pandawalima Halim Bersama atau PTC Mall, SOMA, PT Sharp Elektronik, Hotel Ibis dan fhinis aksinya di  Kantor Walikota Palembang.

"Aksi unjukrasa dipimpin oleh Koordinator Aksi  Andreas, Avir alias Miftahul Firdaus  dan Koordinator Lapangan  Mulyadi, Ricky serta Ramliyanto.   

Koordinator Aksi Andreas mengatakan, aksi ini dilakukan karena ada beberapa perusahaan besar terutama mall, hotel di Palembang yang melakukan pelanggaran lingkungan. 

“Sebagai contoh PTC Mall, Hotel Ibis dan beberapa perusahaan lainnya yang mereka membangun dulu tanpa memiliki izin Amdal. Itu jelas melanggar UU Lingkungan. Kami minta mall dan hotel yang melanggar UU Lingkungan untuk ditutup, ” ujarnya.

Bahkan, lanjut Andreas Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terkesan menutup mata atas pelanggaran lingkungan. 

“Walikota Palembang gencar meneriakkan agar masyarakat melakukan gotong royong untuk menjaga kebersihan lingkungan. Tapi fakta di lapangan, banyak mall dan hotel yang tidak memiliki Amdal. Ini Walikota sengaja mendiamkan, atau tidak tahu atau ada permainan. Kami mintak dibentuk satgas yang melakukan sidak dilapangan terkait pelanggaran lingkungan dan ketegakerjaan. Tutup hotel dan mall yang melanggar UU Lingkungan ,” teriaknya.

Sementara itu, terkait masalah ketenagakerjaan, Andreas menuturkan, saat ini ada puluhan karyawan PT Indomarco dan PT Sharp yang di PHK tanpa pesangon. “Kami mendesak  Walikota untuk turun tangan mengatasi masalah tenaga kerja di Palembang ini” ucapnya. 

Selain itu, meminta di bentuknya Satgas PPLH  dan ketenagakerjaan
"Di turunkanya Satgas PPLH yg terdiri dari DPRD Kota Palembang, Dinas PRPU, BLH, Satpol PP dan aktivis lingkungan untuk  melakukan sidak ke hotel dan mall di kota palembang."Tegasnya. 

Sementara itu, pengunjukrasa di kantor Walikota Palembang, diterima  Asisten 1 Pemkot Palembang, didampingi Kadisnaker Kota Palembang Edison Jaya,  Sulaiman Amin mengatakan, yang pertama ingin disampaikan adalah Pemkot Palembang dibawah kepemimpinan bapak Harnojoyo dan Fitri Agustinda sangat berpihak kepada pekerja.

“Terima kasih telah menyampaikan aspirasi masalah buruh dan lingkungan. Hari ini ada Kepala Dinas Tenaga Kerja. Kita akan bicarakan apa masalah Indomaret dan Sharp. Kita akan panggil manajemennya, apa solusinya. Tugas kami membantu masalah bapak dan ibu. Karena ini negara hukum. Kalau memang perusahaan melanggar hukum ditindak sesuai hukum yang berlaku. Nanti kita dialog, masalahnya apa per item. Kita bertemu harus ada solusinya,” bebernya.

Terkait masalah Amdal lingkungan, Sulaiman menuturkan, itu bukan berarti Pemkot tutup mata atau ada permainan. Kami terima kasih ada laporan, kami akan tindaklanjuti. Kalau memang tidak sesuai aturan, akan diproses. Kami tidak tau masalah yang berkembang. Paling lambat awal bulan kedepan  sudah ada penyelesaian antara buruh dan perusahaan. Harus ada keputusan, langkah-langkah apa yang harus dilakukan,” Tandasnya. (Jired)

Silahkan simak video aksi selengkapnya dibawah ini; 





"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...